Pranala.co, BONTANG — Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, membuka secara resmi Sosialisasi dan Pelatihan Penanggulangan Bencana bagi siswa SMA, SMK, MAN, dan sederajat se-Kota Bontang. Kegiatan ini digagas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berlangsung di Auditorium Gedung 3 Dimensi, Jalan Awang Long, Kamis (11/12/2025).
Dalam arahannya mewakili Wali Kota, Agus Haris menekankan pentingnya pendidikan kebencanaan sejak usia sekolah. Menurutnya, mitigasi bencana bukan hanya teori, tetapi juga kesiapan mental menghadapi keadaan darurat.
“Bontang punya risiko bencana teknologi seperti ledakan pabrik atau kebocoran gas. Anak-anak harus paham mitigasinya agar tidak panik,” tegas Agus Haris di hadapan ratusan siswa.
Selain risiko industri, Wakil Wali Kota juga menyoroti tata ruang dan lingkungan. Ia meminta BPBD aktif memberi masukan dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), terutama terkait kawasan pesisir dan industri. Bangunan tua sebelum tahun 1999 juga perlu dievaluasi demi keselamatan warga.
Agus berpesan agar pelatihan ini menjadi bekal hidup (life skill), namun siswa tetap fokus pada pendidikan dan ibadah. “Siap siaga, punya ilmu penyelamatan diri, tapi jangan lupa kewajiban belajar,” ujarnya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bontang, Eko Mashudi, menyampaikan pelatihan ini melibatkan 160 siswa dari berbagai sekolah. Kegiatan ini bagian dari upaya mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sesuai amanat UU Nomor 24 Tahun 2007.
Eko menjelaskan, Indonesia berada di peringkat kedua negara rawan bencana dunia. “Kemampuan evakuasi mandiri dan menolong sesama menjadi kompetensi wajib generasi muda,” kata Eko.
BPBD menargetkan sosialisasi kebencanaan dapat menjangkau 80 persen warga Kota Bontang. Penanganan bencana memerlukan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pelajar.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis agar generasi muda Bontang siap menghadapi berbagai bencana. Kesiapsiagaan sejak dini diharapkan menjadi fondasi masyarakat yang tangguh dan peduli. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















