PRANALA.CO, Samarinda – Kalimantan Timur (Kaltim) siap menyambut gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 dengan jaminan keamanan dan kelancaran. Upaya untuk memastikan kesiapan ini, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI mengadakan sinergi pemantauan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama perwakilan kabupaten/kota se-Kaltim Jumat (22/11/2024).
Dalam rakor yang berlangsung di Ruang Kersik Luway, Kantor Gubernur Kaltim, Asisten Deputi Kewaspadaan Nasional Kemenko Polkam, Brigjen TNI (Mar) Dr. Guslin, menegaskan pentingnya pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang berintegritas.
“Pemilu dan Pilkada adalah bagian dari reformasi politik dalam menjamin hak konstitusional warga negara. Kita harus memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan tanpa hambatan dan kendala,” ujar Brigjen Guslin.
Pemprov Kaltim terus menjalin sinergi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mendukung suksesnya Pilkada Serentak. Kepala Bidang Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesbangpol Kaltim, Fatimah Waty, mengungkapkan bahwa berbagai rapat koordinasi telah digelar untuk membahas kesiapan teknis dan strategis penyelenggaraan Pilkada.
“Kami sudah mengadakan Rapat Forkopimda bersama Tim Pemantau Perkembangan Politik Daerah (TPPD), Desk Pilkada, Bawaslu, dan KPU. Semua unsur sepakat mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan kondusif di Kaltim,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan bahwa Pemprov Kaltim siap menjamin kelancaran pemungutan suara pada 27 November 2024 sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Gelaran Pilkada Serentak 2024 merupakan hajatan demokrasi besar yang akan diikuti oleh 545 daerah, mencakup 37 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota di seluruh Indonesia.
Kaltim sendiri akan menyelenggarakan pemilihan untuk gubernur, bupati, dan wali kota, dengan harapan seluruh proses berjalan damai, aman, dan lancar.
“Semua pihak di Kaltim telah bersinergi, dari pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota, untuk memastikan kesiapan dan keamanan menjelang hari pemungutan suara,” tutup Fatimah Waty.
Dengan langkah koordinasi dan kolaborasi yang intensif, Kaltim optimistis dapat menjadi contoh pelaksanaan Pilkada yang sukses dan berintegritas di tengah tantangan demokrasi Indonesia. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kam



















Comments 1