• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Kecemasan Orangtua Siswa karena Dapur MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Oktober 2025 | 18:13
Reading Time: 2 mins read
0
Kecemasan Orangtua Siswa karena Dapur MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Hindari Keracunan, Penyaluran MBG di Bontang Dilakukan Bertahap

Pemerintah Kota Bontang mulai menyalurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara bertahap

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang sejatinya lahir dari niat mulia: memastikan anak-anak sekolah mendapat asupan gizi seimbang setiap hari. Namun di balik tujuan baik itu, kini muncul kegelisahan baru di kalangan orang tua murid.

Pasalnya, seluruh dapur penyedia makanan MBG di Bontang belum memiliki sertifikat laik higienis sanitasi (SLHS) maupun sertifikat halal. Padahal, dua dokumen itu menjadi syarat mutlak untuk menjamin keamanan dan kelayakan makanan yang disajikan untuk anak-anak sekolah.

PILIHAN REDAKSI

Fakta Menu MBG Samarinda saat Ramadan: Susu Hilang, Spaghetti Ditolak Siswa

Fakta Menu MBG Samarinda saat Ramadan: Susu Hilang, Spaghetti Ditolak Siswa

2 Maret 2026 | 13:26
Makan Bergizi Gratis Sudah Habiskan Rp36,6 Triliun per Februari 2026 17 Ribu Lebih Pelajar di Bontang Nikmati MBG, BGN Siapkan 20 Dapur Gizi Program Makan Bergizi Gratis Harus Diawasi Ketat, Dokter di Bontang Ingatkan Bahaya jika Asal Jalan Siswa SMK 3 Balikpapan Diduga Keracunan MBG, Sampel Dikirim ke BPOM Samarinda

Makan Bergizi Gratis Sudah Habiskan Rp36,6 Triliun per Februari 2026

25 Februari 2026 | 07:45

“Programnya bagus, kami dukung. Tapi soal sertifikat layak itu harusnya wajib. Bahaya kalau tidak dipenuhi,” ujar Maya Aqila Fina, salah satu orangtua murid, Jumat (10/10).

Maya bercerita, pernah ada kasus anak sekolah yang mendapati ulat di dalam sayur MBG. “Anak itu cuma makan ayam sama nasi, tapi besoknya malah sakit,” tuturnya.

Cerita semacam itu membuat para guru ikut waspada. Mereka kini rutin mengingatkan siswa untuk memeriksa makanan sebelum disantap.

“Kami selalu bilang ke anak-anak, kalau makanannya tidak layak, lebih baik jangan dimakan. Tapi Alhamdulillah, sejauh ini masih aman,” kata Darmawati, salah satu guru SMA swasta di Bontang.

Ia berharap pengelola dapur segera mengurus kelengkapan sertifikat halal dan SLHS. “Kalau itu sudah beres, orang tua dan guru juga tenang,” ujarnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Aspianur, membenarkan bahwa sejauh ini belum ada dapur MBG yang mengajukan proses sertifikasi.

Menurutnya, penerbitan SLHS memang menjadi kewenangan DPMPTSP. Namun, sebelum itu dilakukan, pihaknya membutuhkan rekomendasi teknis dari Dinas Kesehatan (Diskes).

“Sesuai hasil rapat, kami akan segera turun langsung meninjau lima SPPG tersebut,” jelas Aspianur.

Rahmat Fadly, salah satu orang tua murid lainnya, menegaskan bahwa sertifikat halal dan higienis bukan sekadar selembar kertas.

“Ini wajib, apalagi kita mayoritas muslim. Dapur MBG banyak orangnya, dan tidak semua juru masaknya muslim. Jadi kepastian halal itu penting,” ujarnya.

Rahmat mendukung penuh program MBG, tapi meminta agar sebelum dapur beroperasi penuh, dilakukan simulasi proses pengolahan dan distribusi makanan.

“Dengan begitu, kendala bisa diketahui lebih awal, bukan setelah makanan dikonsumsi anak-anak,” tambahnya.

Sementara itu, Agustina, warga lain, menyoroti seleksi penyedia dapur MBG yang dinilainya kurang ketat.

“Masa program pemerintah tapi pakai dapur yang belum bersertifikat. Kesannya asal pilih, yang penting kenal. Takutnya yang masak belum terbiasa masak dalam jumlah besar. Bisa berantakan jadinya,” keluhnya.

Keluhan warga ini beralasan. Sertifikat halal memastikan bahan dan proses pengolahan makanan sesuai dengan syariat Islam. Sedangkan sertifikat laik higienis sanitasi menjamin dapur memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Keduanya bukan sekadar aturan, tapi perlindungan bagi anak-anak yang menjadi penerima manfaat program MBG.

“Ini bukan soal birokrasi. Ini soal tanggung jawab dan kepercayaan. Kami cuma ingin anak-anak makan dengan aman dan tenang,” tutup Rahmat. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Makan Bergizi
Previous Post

MUI Bontang Ingatkan Dapur Makan Bergizi Gratis Segera Urus Sertifikat Halal

Next Post

NEKAT! Pria Ini Gasak Mobil di Halaman Koramil Balikpapan Barat

BACA JUGA

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

4 Maret 2026 | 05:41
Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34
Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

3 Maret 2026 | 23:20
Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

3 Maret 2026 | 23:09
Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

3 Maret 2026 | 22:00
Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

3 Maret 2026 | 19:15
Next Post
NEKAT! Pria Ini Gasak Mobil di Halaman Koramil Balikpapan Barat

NEKAT! Pria Ini Gasak Mobil di Halaman Koramil Balikpapan Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

28 Februari 2026 | 21:59
Abisar, Bocah 11 Tahun di Bontang Korban Gigitan Buaya: Tanpa BPJS, Terabaikan Sistem Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

28 Februari 2026 | 18:58
THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu! Pangkep Susun Langkah Besar: Perbaikan Jalan, Pendidikan, dan Sampah jadi Prioritas

THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu!

28 Februari 2026 | 19:07
Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

2 Maret 2026 | 05:58
TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya WFH ASN Kutim Berlaku Maret 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya Tak Bisa Sembarangan, Begini Aturan Poligami bagi PNS Kaltim Raih Tiga Penghargaan BKN Award 2023 Sekaligus

TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya

28 Februari 2026 | 21:49

Terbaru

Persija Gagal Menang, Borneo FC Samarinda Samakan Skor pada Menit 90+4

Persija Gagal Menang, Borneo FC Samarinda Samakan Skor pada Menit 90+4

4 Maret 2026 | 05:59
Dipicu Cekcok Janji Nikah, Kakek 80 Tahun di Samarinda Diduga Bunuh Kekasih

Dipicu Cekcok Janji Nikah, Kakek 80 Tahun di Samarinda Diduga Bunuh Kekasih

4 Maret 2026 | 05:48
7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

4 Maret 2026 | 05:41
Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved