Pranala.co, SAMARINDA – Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang 2025 terus meningkat. Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim, total kasus mencapai 2.210 orang.
Kepala Diskes Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kasus DBD di seluruh daerah. Ia menegaskan pentingnya langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit ini.
“Data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah penanganan yang lebih efektif,” ujar Jaya.
Jaya mengungkapkan bahwa lima warga dilaporkan meninggal dunia akibat DBD di tahun ini. Kasus kematian masing-masing terjadi di Kutai Kartanegara, Berau, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kutai Timur.
Peningkatan kasus DBD terjadi seiring masuknya musim hujan. Jaya mengingatkan bahwa hujan mempercepat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebab utama DBD.
Selain DBD, masyarakat juga diminta mewaspadai Leptospirosis, penyakit menular yang juga meningkat saat musim hujan.
“Kami minta warga aktif menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan langkah pencegahan,” tegasnya. [RE]
Berdasarkan sebaran wilayah kasus DBD:
- Balikpapan: 602 kasus
- Penajam Paser Utara: 409 kasus
- Kutai Kartanegara: 407 kasus
- Kutai Timur: 252 kasus
- Samarinda: 199 kasus
- Bontang: 130 kasus
- Paser: 85 kasus
- Kutai Barat: 71 kasus
- Berau: 49 kasus
- Mahakam Ulu: 6 kasus
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















