Pranala.co, BONTANG – Sorak penonton pecah di arena pertunjukan saat Marching Band Pupuk Kaltim (MBPKT) tampil dalam Special Performance menjelang keberangkatan mereka ke Thailand World Music Championships (TWMC) 2025. Penampilan ini menjadi ajang pemanasan bagi para pemain sebelum bertanding membawa nama Bontang dan Indonesia di kancah dunia.
MBPKT adalah unit binaan Pupuk Kaltim melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang seni budaya dan pembinaan generasi muda. Tim ini berada di bawah naungan Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, dengan Ketua MBPKT Dwi Agung Wibowo dan Kepala Pelatih Heriyanto.
Pada penampilan spesial tersebut, MBPKT menurunkan tiga show utama sesuai cabang lomba yang akan diikuti di TWMC 2025, yakni Drumline Battle, Indoor Marching Arts – Winds, serta Marching Field Show pada kategori World Class, yang merupakan kategori paling prestisius.
Sebanyak 38 pemain alat tiup diturunkan dalam kategori Indoor Marching Arts – Winds. Mereka membawakan tiga lagu penuh makna: Indonesia Pusaka, yang menggambarkan kecintaan pada tanah air.
Lalu kedua Kolam Susu. Lagu tentang kekayaan alam Indonesia dan pentingnya menjaga sumber daya, serta Anging Mamiri, yang sarat makna kerinduan dan keteguhan hati.
Alunan lembut namun kuat dari komposisi tersebut menjadi gambaran fokus dan ketenangan para pemain menjelang kompetisi internasional.
Di kategori Drumline Battle, 14 pemain perkusi tampil dalam format adu atraksi. Mereka unjuk kemampuan memainkan ritme cepat, presisi, dan penuh energi.
Dengan mengusung tema “Rise Through Rhythm”, setiap hentakan perkusi melambangkan kerja keras, semangat juang, dan keberanian mereka menghadapi lawan dari berbagai negara.
“Setiap ritme adalah kekuatan yang menyatukan kami,” menjadi seruan penyemangat tim saat mereka mengakhiri aksi. Sorakan “VINCERO!”—aku akan menang—menggema di seluruh arena.
Penampilan puncak hadir dari kategori Marching Field Show yang dibawakan 95 pemain dengan Field Commander Sahrul Gunawan dan Ainun Risma Larasati.
Mereka membawakan tema “ONE STEP”. Sebuah narasi tentang perjalanan mental sebuah tim yang pernah berjaya, lalu berjuang bangkit untuk kembali menjadi legenda. “Satu langkah” menjadi simbol awal perubahan besar.
Lagu-lagu yang mengisi show ini antara lain:
- Man in The Mirror: momen refleksi dan pertanyaan besar, “Apakah kita mampu kembali?”
- Need More Input: momentum memilih melangkah, bukan karena yakin menang, tetapi karena menolak berhenti.
- Struggle (Percussion Feature): gambaran perjuangan menghadapi ketakutan.
- The Long and Winding Road: fase terobosan dan bangkit dari masa lalu.
- My Way: simbol kemenangan dan kelanjutan perjalanan.
Para pemain MBPKT mayoritas merupakan pelajar dari 26 sekolah di seluruh Bontang. Mereka adalah generasi muda yang tumbuh dalam pembinaan musik disiplin tinggi, kerja sama, dan karakter kuat.
Special Performance ini menjadi bukti bahwa MBPKT tidak hanya siap tampil, tetapi juga siap mengharumkan nama Bontang, Kalimantan Timur, dan Indonesia di TWMC 2025 Thailand.
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















