• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 27, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bontang Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen

Kemenkes Lakukan Intervensi Serentak Cegah stunting sejak Dini

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Mei 2024 | 06:23
Reading Time: 3 mins read
0
Bontang Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen

Suasana rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Bontang, Senin (27/05/2024) pagi di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Bontang. (PPID BONTANG)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Pemerintah Kota alias Pemkot Bontang menargetkan penurunan stunting sampai 14 persen. Hal ini terungkap saat rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Bontang, Senin (27/05/2024) pagi di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah Bontang.

Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati, kegiatan ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dasuki, serta Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (DPPAKB) Bontang, Eddy Forestwanto.

PILIHAN REDAKSI

Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

26 April 2026 | 21:39
CNM Bontang Digelar Lagi, 60 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

CNM Bontang Digelar Lagi, 60 UMKM Ramaikan Jalan Cut Nyak Dien

26 April 2026 | 12:51

Berlangsungnya kegiatan tersebut didasari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021, tentang percepatan penurunan stunting. Dimana Perpres tersebut mengamanatkan upaya konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas melalui kerja sama multisektor.

Sekda yang akrab disapa Iin ini menyampaikan bahwa Perpres tersebut memberikan landasan hukum yang kuat untuk memperkuat kerangka substansi, intervensi, pendanaan, serta pemantauan dan evaluasi dalam berbagai upaya percepatan penurunan stunting.

“Target kita jelas, yaitu menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen pada Tahun 2024 atau di tahun ini,” ungkapnya.

Pada 2021 Pemkot Bontang telah menandatangani komitmen bersama untuk melakukan percepatan penurunan stunting di Kota Bontang, Kalimantan Timur yang telah dilaksanakan dalam rembug stunting tingkat kota.

Pemerintah juga terus berupaya menjalin kolaborasi untuk mensinergikan program-program yang menyasar target percepatan penurunan stunting, di antaranya remaja, ibu hamil, ibu melahirkan, ibu menyusui, baduta, dan balita.

Hasil pertemuan regional 1 menunjukkan beberapa poin penting antara lain, pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting dalam rangka meningkatkan cakupan balita yang ditimbang di juni minimal 95 persen.

Penambahan titik kritis kenaikan prevalensi stunting pada usia 6-12 bulan dan 24 bulan, serta penambahan kasus stunting tertinggi pada kelompok umur bayi baru lahir (0-11 bulan).

Kemenkes Lakukan Intervensi Serentak Cegah stunting sejak Dini

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan intervensi serentak di berbagai daerah di Indonesia guna mencegah stunting sejak dini melalui program Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.

Dalam dialog yang diselenggarakan oleh FMB9 IKP Kominfo secara daring di Jakarta pada Rabu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengaku terus berupaya memberikan data dan informasi yang dapat digunakan oleh semua pihak yang terlibat.

“Kami berusaha memberikan data dan informasi secara cepat agar seluruh pihak yang terlibat dapat menggunakan data dan informasi tersebut secara efektif,” jelas Endang dalam dialog FMB9 IKP Kominfo bertajuk “Tantangan Kejar Stunting Turun Jadi 14%”.

Karena itu pihaknya memastikan program Intervensi Serentak yang dicanangkan secara khusus tersebut menjadi langkah preventif yang lebih efektif daripada hanya mengobati. Pasalnya, ia menilai selama ini stunting masih banyak terjadi lantaran pencegahan yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat itu sendiri masih terlalu kurang.

“Kami masih dalam masa transisi, di mana kita cenderung mengobati penyakit daripada mencegahnya. Hal yang sama terjadi pada stunting, di mana pencegahannya masih kurang,” ujarnya mengutip Antara.

Dalam Intervensi Serentak yang akan digerakkan pada bulan Juni mendatang, Kemenkes mengambil langkah pertama, yakni memastikan ibu hamil yang bermasalah dengan gizi awal mendapatkan penanganan yang tepat.

Endang menjelaskan ibu hamil harus datang ke posyandu terdekat guna melakukan pemeriksaan terkait masalah gizi awal. Jika terdeteksi masalah gizi awal, mereka akan mendapatkan rujukan ke puskesmas serta makanan tambahan selama 120 hari.

Adapun langkah Kemenkes yang kedua, lanjutnya, yakni melakukan pengukuran dan penimbangan berat badan pada balita untuk mendeteksi masalah gizi sejak dini. “Kami ingin memastikan bahwa jika berat badan balita tidak naik dari bulan sebelumnya, segera ada intervensi untuk mencegah masalah gizi yang lebih serius,” tambahnya.

Selain ibu hamil, pihaknya juga akan memberikan edaran yang meminta para calon pengantin untuk juga melakukan pengecekan ke posyandu guna memastikan mereka siap menikah dan memiliki anak dengan kondisi kesehatan yang optimal. (*)

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: Redaksi
Tags: Pemkot BontangStunting
Previous Post

Wali Kota Bontang: Inovasi dan Kreativitas Penting bagi Pemuda

Next Post

KPU Bontang Beri Perpanjangan Waktu Calon Independen Tambah Data Dukungan

BACA JUGA

Pria Ditemukan Meninggal di Gazebo Sangatta Kutim, Diduga Kelelahan Usai Bekerja

Pria Ditemukan Meninggal di Gazebo Sangatta Kutim, Diduga Kelelahan Usai Bekerja

27 April 2026 | 00:57
Evaluasi MBG Kaltim, 38 Dapur Gizi Belum Punya IPAL BGN Kaltim Tambah jadi 173 Unit SPPG, 134 Unit Sudah Beroperasi Masyarakat Kaltim Diajak Ikut Awasi Program Makan Bergizi Gratis Biaya Makan Bergizi Gratis di Kaltim Lampaui Standar Nasional, Capai Rp17 Ribu per Porsi 3 Daerah di Kaltim jadi Pilot Project Program Makan Bergizi Gratis 350 Pelajar SD di Samarinda Dapat Makan Bergizi Gratis

Evaluasi MBG Kaltim, 38 Dapur Gizi Belum Punya IPAL

27 April 2026 | 00:49
Gubernur Kaltim Minta Maaf; Janji Evaluasi Total hingga Tidak Melibatkan Keluarganya di Tim Ahli

Gubernur Kaltim Minta Maaf; Janji Evaluasi Total hingga Tidak Melibatkan Keluarganya di Tim Ahli

26 April 2026 | 22:45
Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

Bontang Tunda Proyek Besar, Pilih Amankan Bantuan Rp30 Juta per RT

26 April 2026 | 21:39
Dipenjara karena Panen di Lahan Sendiri, Banding Warga Kutim Dikabulkan

Dipenjara karena Panen di Lahan Sendiri, Banding Warga Kutim Dikabulkan

26 April 2026 | 21:31
BNN Bontang Dorong Revisi Aturan KTR, Vape Disamakan dengan Rokok Toko Vape di Bontang jadi Target Razia Bea Cukai dan BNN, Ini Hasilnya

BNN Bontang Dorong Revisi Aturan KTR, Vape Disamakan dengan Rokok

26 April 2026 | 18:32
Next Post
KPU Bontang Beri Perpanjangan Waktu Calon Independen Tambah Data Dukungan

KPU Bontang Beri Perpanjangan Waktu Calon Independen Tambah Data Dukungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

21 April 2026 | 11:15
Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Geram Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Pangkep Bisa Dibayar lewat Dana BOS

Tikungan Soreang Kembali Makan Korban, Anak Pejabat Tewas, DPRD Pangkep Geram

25 April 2026 | 22:45
Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

Ultimatum Wali Kota Bontang: Lurah Tak Mampu Atasi Sampah Diminta Mundur

23 April 2026 | 19:50
Fakta-Fakta Demo Samarinda, Kaltim 21 April 2026, Hak Angket DPRD hingga Gubernur Kaltim Bungkam LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim Tiga Tuntutan Aksi 21 April di Samarinda: Angket DPRD, Evaluasi Anggaran, Pengawasan

LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim

21 April 2026 | 12:34
Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

Sertijab Lurah Gunung Telihan Bontang, Meti Tandi Resmi Gantikan Cholid Hanafi

22 April 2026 | 23:58

Terbaru

Pria Ditemukan Meninggal di Gazebo Sangatta Kutim, Diduga Kelelahan Usai Bekerja

Pria Ditemukan Meninggal di Gazebo Sangatta Kutim, Diduga Kelelahan Usai Bekerja

27 April 2026 | 00:57
Evaluasi MBG Kaltim, 38 Dapur Gizi Belum Punya IPAL BGN Kaltim Tambah jadi 173 Unit SPPG, 134 Unit Sudah Beroperasi Masyarakat Kaltim Diajak Ikut Awasi Program Makan Bergizi Gratis Biaya Makan Bergizi Gratis di Kaltim Lampaui Standar Nasional, Capai Rp17 Ribu per Porsi 3 Daerah di Kaltim jadi Pilot Project Program Makan Bergizi Gratis 350 Pelajar SD di Samarinda Dapat Makan Bergizi Gratis

Evaluasi MBG Kaltim, 38 Dapur Gizi Belum Punya IPAL

27 April 2026 | 00:49
Kukar jadi Penopang Kaltim di Kejurnas Taekwondo 2026, Sumbang 5 Medali

Kukar jadi Penopang Kaltim di Kejurnas Taekwondo 2026, Sumbang 5 Medali

26 April 2026 | 23:57
VIDEO: Gubernur Kaltim Minta Maaf Lagi

VIDEO: Gubernur Kaltim Minta Maaf Lagi

26 April 2026 | 23:49
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved