• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

2 Remaja Bontang Terjerat Sabu, Orangtua Minta Direhabilitasi

Suriadi Said by Suriadi Said
11 April 2026 | 20:06
Reading Time: 2 mins read
0
2 Remaja Bontang Terjerat Sabu, Orangtua Minta Direhabilitasi

Ilustrasi by AI.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DUA remaja putri di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) harus menjalani rehabilitasi setelah terbukti sebagai pengguna aktif narkotika jenis sabu. Usia mereka masih belia. Masa depan yang seharusnya sedang ditata, justru sempat terseret arus penyalahgunaan zat berbahaya.

Pada Jumat, 10 April 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang memberangkatkan keduanya ke pusat rehabilitasi di Tanah Merah, Samarinda. Keputusan itu diambil setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan, baik administratif maupun medis.

PILIHAN REDAKSI

Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

15 April 2026 | 22:50
313 Paket Sabu Disita, Polres Kubar Ungkap 14 Kasus Narkotika Awal 2026

313 Paket Sabu Disita, Polres Kubar Ungkap 14 Kasus Narkotika Awal 2026

14 April 2026 | 22:51

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, menegaskan bahwa kondisi keduanya sudah tidak bisa lagi dikategorikan sebagai sekadar coba-coba.

“Ini sudah masuk tahap penggunaan aktif. Karena itu, pendekatannya harus serius melalui rehabilitasi,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Perjalanan menuju rehabilitasi tidak sepenuhnya mulus. Salah satu remaja yang berasal dari Tanjung Laut sempat tertunda sejak awal tahun karena masalah kesehatan.

Ia didiagnosis memiliki kista, sehingga memerlukan pemeriksaan lanjutan sebelum dinyatakan layak menjalani program rehabilitasi. Setelah dilakukan penanganan medis, kondisi terakhir menunjukkan kista tersebut telah pecah.

Pihak BNN Bontang kemudian melengkapi seluruh dokumen kesehatan, termasuk surat keterangan dari puskesmas, sebagai syarat keberangkatan.

Sementara itu, satu remaja lainnya dari Lok Tuan tidak mengalami kendala serupa, sehingga proses administrasi berjalan lebih cepat. Di balik kasus ini, ada satu hal yang dianggap sebagai titik terang: keberanian orang tua.

Kedua remaja tersebut tidak terjaring operasi penegakan hukum. Mereka justru dibawa langsung oleh keluarga ke kantor BNN untuk mendapatkan penanganan.

Langkah ini dinilai sebagai perubahan penting dalam cara pandang masyarakat terhadap penanganan kasus narkotika.

“Orang tua mulai memahami bahwa rehabilitasi adalah jalan penyelamatan, bukan sekadar proses hukum,” kata Lulyana.

Menurutnya, keterbukaan keluarga menjadi faktor krusial dalam mencegah kondisi yang lebih parah, terutama pada anak-anak dan remaja. Meski rehabilitasi menjadi langkah penanganan, BNN menilai akar persoalan tidak berhenti pada individu semata.

Lingkungan pergaulan disebut sebagai salah satu faktor dominan yang mendorong remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Karena itu, upaya pencegahan dinilai harus dilakukan secara kolektif. Tidak hanya oleh aparat, tetapi juga melibatkan keluarga, masyarakat, hingga pemerintah di tingkat paling bawah.

“Pengawasan dan komunikasi dalam keluarga harus diperkuat. Orangtua perlu hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional,” tegasnya.

BNN Kota Bontang mendorong agar edukasi bahaya narkoba tidak selalu dilakukan secara formal. Justru, pendekatan sederhana di lingkungan sekitar dinilai lebih efektif.

Pertemuan warga, kegiatan RT, hingga interaksi antar tetangga bisa menjadi ruang untuk membangun kesadaran bersama.

Sebagai langkah konkret, BNN telah membentuk satuan tugas (satgas) di tingkat lingkungan. Satgas ini berfungsi sebagai penghubung informasi, edukasi, sekaligus deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

BNN juga membuka peluang kolaborasi dengan masyarakat yang ingin mengadakan sosialisasi. “Kami siap hadir jika diundang. Tapi ini harus menjadi gerakan bersama, karena kami juga memiliki keterbatasan personel,” ujarnya.

Langkah rehabilitasi memang memberi harapan. Namun pencegahan tetap menjadi kunci utama. “Ini alarm bagi kita semua. Jangan menunggu sampai terjadi. Pencegahan harus dimulai dari rumah dan lingkungan terdekat,” tutup Lulyana. [fr]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BNN BontangBontangNarkoba
Previous Post

Kaltim Perluas Sekolah Garuda ke Kutim, Kukar, dan Balikpapan

Next Post

Sanitasi Buruk Picu Stunting, Bontang Percepat Program Zero BABS

BACA JUGA

49 Ribu Peserta JKN Jadi Polemik, Wali Kota Samarinda: Ini Bukan soal Anggaran

49 Ribu Peserta JKN Jadi Polemik, Wali Kota Samarinda: Ini Bukan soal Anggaran

15 April 2026 | 23:23
Fitri Wahyuningsih Pimpin SIEJ Kaltim, Soroti Isu Tambang hingga Dampak IKN

Fitri Wahyuningsih Pimpin SIEJ Kaltim, Soroti Isu Tambang hingga Dampak IKN

15 April 2026 | 23:04
Kejati Kaltim Tindak Korupsi Tambang, Eks Kadistamben Kukar Ditahan

Kejati Kaltim Tindak Korupsi Tambang, Eks Kadistamben Kukar Ditahan

15 April 2026 | 22:54
Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

Kurir Dibayar Rp800 Ribu, Sabu Senilai Rp2,7 Miliar Dibawa Keliling Kukar, Satu Masih Buron

15 April 2026 | 22:50
Dapur MBG di Kaltim Diawasi Ketat, Produksi Dibatasi dan Bisa Ditutup Jika Tak Lolos Standar BGN Angkat 32 Ribu Pegawai jadi PPPK Mulai Februari 2026 Dapur Makan Bergizi Gratis di Samarinda Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

Dapur MBG di Kaltim Diawasi Ketat, Produksi Dibatasi dan Bisa Ditutup Jika Tak Lolos Standar

15 April 2026 | 22:23
Siapa Menembak? Proyektil Ditemukan di Mobil Warga Balikpapan, Polisi Selidiki

Siapa Menembak? Proyektil Ditemukan di Mobil Warga Balikpapan, Polisi Selidiki

15 April 2026 | 22:13
Next Post
Sanitasi Buruk Picu Stunting, Bontang Percepat Program Zero BABS

Sanitasi Buruk Picu Stunting, Bontang Percepat Program Zero BABS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta

10 April 2026 | 09:27
127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS Seragam dan Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Siap Dibagikan

127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS

13 April 2026 | 14:34
Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Dua Pengendara Tewas

Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, 3 Pengendara Tewas

13 April 2026 | 20:09
Sempat Bikin Resah, Kasus Begal di Jalan Pipa Bontang Ternyata Tidak Benar, Ini Faktanya! Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

9 April 2026 | 23:31
Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi Rencana Pemkot Bontang Ambil Alih Bandara Badak LNG Warga: Alternatif Transportasi yang Ditunggu!

Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi

9 April 2026 | 13:48

Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Bidik Bisnis Digital, BPS Bontang Petakan UMKM hingga Influencer Tak Hanya Toko, Usaha Digital hingga Influencer di Bontang Masuk Radar Sensus Ekonomi 2026

Sensus Ekonomi 2026 Bidik Bisnis Digital, BPS Bontang Petakan UMKM hingga Influencer

15 April 2026 | 23:43
49 Ribu Peserta JKN Jadi Polemik, Wali Kota Samarinda: Ini Bukan soal Anggaran

49 Ribu Peserta JKN Jadi Polemik, Wali Kota Samarinda: Ini Bukan soal Anggaran

15 April 2026 | 23:23
Fitri Wahyuningsih Pimpin SIEJ Kaltim, Soroti Isu Tambang hingga Dampak IKN

Fitri Wahyuningsih Pimpin SIEJ Kaltim, Soroti Isu Tambang hingga Dampak IKN

15 April 2026 | 23:04
Kejati Kaltim Tindak Korupsi Tambang, Eks Kadistamben Kukar Ditahan

Kejati Kaltim Tindak Korupsi Tambang, Eks Kadistamben Kukar Ditahan

15 April 2026 | 22:54
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved