1.031 Petugas Pilkada di Balikpapan Reaktif, 742 Jalani Test Swab Covid-19

  • Whatsapp
Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wakil Kota Balikpapan Rizal Effendi melakukan sidak pada pengambilan sampel swab petugas KPPS, Linmas dan Bawaslu yang masih dinyatakan reaktif, Senin (1/12/2020).

PRANALA.CO, Balikpapan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur bersama Tim Satgas Penanggulangan Percepatan COVID-19 melakukan swab terhadap petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Linmas dan Panwas yang dinyatakan reaktif pada rapid test kedua.

Hasilnya, dari 1.031 petugas KPPS yang dinyatakan reaktif Covid-19 pada test kedua tersisanya sebanyak 742 orang saja. Lalu, 742 ini dilakukan test swab yang berkerja sama dengan Tim Satgas Penanggulangan Percepatan COVID-19 untuk memastikan berapa banyak yang terpapar.

Bacaan Lainnya

Ketua KPU Kota Balikpapan, Noor Thoha berujar apabila nantinya ada petugas KPPS, Linmas dan Panwaslu yang hasil swabnya dinyatakan positif. Maka, akan diberhentikan sebagai KPPS, Linmas dan Panwas dan akan dilakukan isolasi dan KPU akan mengganti petugas tersebut.

“Kami akan siapkan petugas penggantinya dengan petugas baru, dan dalam waktu dekat petugas ini kami akan juga lakukan rapid dan bila dinyatakan non reaktif, maka akan lanjutkan kami berikan bimbingan teknis,” tegasnya.

Thoha menambahkan, dari 742 petugas ini bukan semuanya dari KPPS ada yang bertugas sebagai linmas dan panwas, sehingga jika dirata-rata dari 1.500 TPS tiap TPS hanya satu orang saja.

“Sebenarnya petugas KPPS bisa kurang dari 7 orang, 6 atau 5 orang masih bisa namun karena waktunya masih cukup maka kami siapkan saja penggantinya,” jelas Thoha.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, untuk melakukan test swab bagi petugas KPPS, Linmas dan Panwas, tim satgas dan DKK Balikpapan menyiapkan waktu selama dua hari. Selain itu juga telah siapkan sebanyak 10 titik untuk pengambilan test sampel untuk swab.

“Hari ini, ada di RSUD Beriman, Puskesmas Prapatan, Mekarsari, Batu Ampar, dan Karang Joang serta Balitang DKK Balikpapan, sedangkan sisanya besok, di mana jadwal dan jam pemeriksaannya sudah kami berikan ke KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan,” ujarnya.

Sri Juliarty mengatakan, hasil pemeriksaan hari ini akan diketahui besok, dan pemeriksaan besok akan diketahui lusa, sedangkan tempat isolasi sudah disiapkan masing-masing wisma pemkot dan asrama haji batakan.

Untuk memastikan, tidak munculnya klaster Pilkada COVID-19 di Balikpapan, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty meninjau langsung pelaksanaan pengambilan sampel swab petugas KPPS, Linmas dan Panwas yang dinyatakan reaktif.

“Mereka ini sudah dua kali kita rapid dan masih reaktif, sehingga kita tindaklanjuti dengan swab, saya juga minta untuk mereka yang dinyatakan reaktif ini, sementara melakukan karantina mandiri sampai keluar hasil pemeriksaannya,” tutup Rizal.

Sebelumnya, KPU Balikpapan dan Bawaslu Balikpapan melakukan pemeriksaan kesehatan para calon petugasnya. Ada 13 ribuan calon anggota KPPS dan Linmas, serta lebih dari 1.500 calon petugas Pengawasan Bawaslu yang dirapid. Sementara sejak hasil rapid test pertama, ada 1.031 orang yang dinyatakan reaktif.

 

 

[js]

Pos terkait