SAMARINDA, Pranala.co — Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan untuk mempererat hubungan keluarga warga binaan. Kanwil Ditjenpas Kalimantan Timur membuka layanan kunjungan tatap muka selama empat hari berturut-turut.
Kebijakan ini berlaku di seluruh rumah tahanan (rutan), lembaga pemasyarakatan (lapas), dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, mulai 21 hingga 24 Maret 2026.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kaltim, Endang Lintang Hardiman, menyebut kebijakan tersebut merupakan komitmen untuk memberikan ruang kebahagiaan bagi warga binaan agar dapat bertemu keluarga di momen Lebaran.
“Layanan kunjungan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk melepas rindu bersama keluarga dalam suasana hari raya,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Pembukaan layanan kunjungan selama empat hari diperkirakan akan meningkatkan jumlah pembesuk secara signifikan. Untuk itu, seluruh kepala unit pelaksana teknis diminta memastikan kesiapan fasilitas pendukung.
Penataan area parkir, ruang tunggu, hingga alur kunjungan menjadi perhatian utama guna menghindari kepadatan yang berlebihan.
Selain itu, petugas juga diingatkan untuk memberikan pelayanan yang ramah dengan menerapkan prinsip 5S, yakni senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.
Endang menegaskan bahwa pelayanan selama Idulfitri tetap mengedepankan nilai dasar PRIMA, yang meliputi profesional, responsif, integritas, modern, dan akuntabel.
Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang humanis, tanpa mengabaikan standar operasional yang berlaku.
Meski mengedepankan kenyamanan pengunjung, sistem pengamanan tetap diperketat. Pengawasan berlapis diterapkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama berlangsungnya kunjungan.
Seluruh lapas dan rutan juga diminta berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia guna mendukung pengamanan.
Guna memastikan kelancaran layanan, jajaran staf dari Kanwil Ditjenpas Kaltim dan Balai Pemasyarakatan turut diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka membantu mengatur arus kunjungan agar tetap tertib dan terorganisasi.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menjamin kelancaran kunjungan sehingga momentum Lebaran terasa aman, tertib, dan berkesan bagi warga binaan dan keluarganya,” tutup Endang. (RE/DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















