SAMARINDA, Pranala.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mencatat capaian kinerja yang menggembirakan sepanjang 2025. Hal ini dipaparkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat Rapat Paripurna DPRD di gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Senin (30/3/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD, Helmi Abdullah, dimanfaatkan sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan sinergi antara eksekutif dan legislatif, bertepatan dengan suasana Idulfitri.
Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025, Wali Kota Andi Harun menegaskan, kinerja fiskal daerah tetap terjaga. Total pendapatan daerah ditargetkan Rp5,516 triliun dan terealisasi Rp5,020 triliun atau 91,01 persen.
Rinciannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp1,138 triliun, pendapatan transfer Rp3,867 triliun, serta lain-lain pendapatan sah Rp14,234 miliar.
Di sisi belanja, dari alokasi Rp5,800 triliun, terserap Rp5,226 triliun atau 90,10 persen. Belanja tersebut didominasi oleh belanja operasi dan belanja modal yang menopang pembangunan infrastruktur serta layanan publik.
Sejumlah indikator makro juga menunjukkan tren positif. Angka kemiskinan menurun signifikan dari 4,30 persen menjadi 3,45 persen, sementara tingkat pengangguran turun dari 5,75 persen menjadi 5,31 persen.
“Ini hasil kombinasi program pengurangan beban masyarakat, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur,” ujar Wali Kota Andi Harun.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Samarinda naik menjadi 83,53, tertinggi di Kalimantan Timur dan bahkan melampaui rata-rata nasional.
Di tengah tekanan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Samarinda tetap terjaga di angka 6,22 persen. Meski sedikit melambat dibanding tahun sebelumnya, angka ini masih menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur.
“Ini menandakan fondasi ekonomi daerah cukup kuat menghadapi tekanan eksternal,” tegas Wali Kota.
Pemkot Samarinda kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kali berturut-turut, menandai konsistensi dalam tata kelola keuangan daerah.
Meski demikian, Wali Kota Andi Harun mengakui masih ada sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan, evaluasi dan perbaikan berkelanjutan akan terus dilakukan.
“Kami tidak berpuas diri. Perbaikan berkelanjutan akan terus kami dorong agar Samarinda semakin maju dan layak huni,” tegas Wali Kota Samarinda. (RE/DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















