DUKA menyelimuti Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan, Berau, Rabu (24/6/2026) sore. Seorang bayi laki-laki meninggal dunia setelah terjebak dalam kebakaran yang melanda rumah yang ditinggalinya bersama sang nenek.
Peristiwa itu berlangsung begitu cepat. Saat kobaran api membesar dan menguasai bangunan, upaya penyelamatan tidak mampu menjangkau korban yang berada di dalam kamar.
Kapolsek Talisayan, AKP Rakhmad Wiwit Dianto, membenarkan adanya korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Menurut informasi sementara yang diterima kepolisian, korban saat itu berada di dalam kamar rumah bersama neneknya. Keduanya menempati kamar yang berbeda dan berdampingan.
"Korban tinggal bersama neneknya di dalam rumah. Nenek dan korban berada di kamar yang bersebelahan. Neneknya berhasil selamat, sementara korban tidak sempat diselamatkan," ujar AKP Rakhmad.
Dari hasil keterangan awal, api diduga pertama kali muncul dari kamar tempat korban berada. Saat kejadian, ibu korban diketahui sedang berada di luar rumah.
Kobaran api kemudian membesar dalam waktu singkat. Rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api mudah menjalar ke seluruh bangunan.
Situasi itu membuat akses menuju kamar korban tertutup api. Warga yang datang membantu tidak bisa mendekat karena panas dan kobaran yang terus membesar.
"Diduga api yang cepat membesar membuat korban tidak bisa diselamatkan. Sementara neneknya masih bisa dievakuasi dan selamat dari kejadian itu," kata Rakhmad.
Warga sekitar sebenarnya sempat berupaya memadamkan api dan melakukan penyelamatan. Namun ganasnya si jago merah membuat rumah tersebut dengan cepat luluh lantak.
Tragedi itu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Dalam hitungan menit, sebuah rumah hangus terbakar dan satu nyawa tak berhasil diselamatkan.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. [DIAS]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















