pranala.co – Pemusatan Latihan atau Training Centre Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran Kutai Kartanegara atau MTQ Kukar berakhir, di Sekretariat Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar Jalan Jelawat Timbau, Tenggarong, Senin (20/3/2023).
TC ini untuk persiapan mengikuti MTQ ke-44 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Balikpapan yang sudah dimulai sejak 7 Maret lalu. Penutupan ini dihadiri langsung Sekda Kukar, Sunggono.
Penutupan ditandai penampilan tim Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) putra, terdiri dari Alan (Marangkayu) sebagai Pensyarah, Revan (Muara Badak) sebagai Penterjemah, dan Danang (Muara Badak) sebagai Pengaji pada pentupan TC tersebut, membuat Sekda Kukar, para pengurus LPTQ, pelatih, dan seluruh peserta yang hadir terpukau melihat penampilan yang ditunjukkan oleh ketiga putra daerah Kukar ini.
Sunggono yang juga Ketua Umum LPTQ Kukar, berterima kasih bahwa banyak hal yang sudah terjadi terhadap progres peserta TC selama pemusatan latihan ini berlangsung, salah satunya cabang Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) yang ditampilkan mampu memukau.
“Mudah-mudahan nanti pada saatnya anak-anakku tetap bisa menjaga stamina dan menjaga kepercayaan diri yang sudah ditentukan dengan berbagai situasi yang sudah dicoba, dan di ciptakan oleh para pelatih yaitu melakukan uji coba di lokasi CFD dan Unikarta untuk cabang MSQ dan beberapa cabang lainnya,” harapnya.
Karena dari pengalaman yang lalu, yang perlu menjadi catatan adalah kadang-kadang nanti semuanya itu akan ditentukan tidak sampai 5 menit, ketika harus tampil harus menjaga keistiqomahan sikap, prilaku, dan niat harus tetap di jaga sebaik-baiknya.
Kemudian, ia berpesan agar tetap minta keridhoan Allah, minta doa orangtua karena tidak ada yang tidak mungkin pada saatnya nanti (ada kekuatan yang tidak terlihat) yang nanti menentukan seperti apa yang akan di terima.
“Oleh karenanya apapun kalian dapatkan hari ini cukup puas didalam hati saja dan terus jaga semangat itu sampai pada saatnya nanti,” pintanya.
Setelah ini kafilah akan kembali ke orangtua masing-masing untuk latihan mandiri kurang lebih 10 hari.
“Jadi tolong ketika latihan mandiripun jangan dianggap sebagai beban dan usahakan niatkan itu semua untuk ibadah, insya Allah semuanya akan mudah di mata Allah SWT,” sambungnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, pengurus LPTQ Kukar diantaranya Ketua I H. Nasrun, Ketua IV H. Suprianto, Sekum Ariadi, Ketua panitia H. Iksan, para pelatih Ustadz/Ustazah, pendamping serta panitia TC lainnya. (ADS/PEMKAB KUKAR)


















