Tak Bisa Pulang ke Mahulu, 683 Pelajar-Mahasiswa Dapat Uang Saku

Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Mahulu, Feridiana Hendoq.

RATUSAN pelajar dan mahasiswa asal Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur tak bisa pulang kampung halamannya gara-gara pandemi Covid-19. Mereka bertahan di rantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dinas Pendidikan Mahulu mencatat ada 683 orang. Pelajar dan mahasiswa ini pun mendapatkan bantuan dana segar dampak Coronavirus Disease 2019. Rinciannya, mahasiswa mandiri sebanyak 551 penerima, beasiswa kerja sama sebanyak 78 penerima dan pelajar sebanyak 54 penerima. Namun, harus memenuhi syarat agar bantuan itu bisa dinikmati.

“Penerima bantuan merupakan pelajar dan mahasiswa Kabupaten Mahulu yang menempuh pendidikan di luar daerah, namun tidak pulang selama libur karena adanya pandemi ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Mahulu, Feridiana Hendoq.

Adapun syarat yang harus dipenuhi bagi penerima bantuan antara lain harus melampirkan surat pernyataan tetap di daerah tempat belajar atau tidak pulang kampung, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili di Mahulu.

Menurutnya, bantuan dana yang diberikan dengan anggaran dari APBD Mahulu tersebut langsung untuk tiga bulan berturut-turut, terhitung untuk April, Mei dan Juni.

Besaran nila bantuan adalah mahasiswa mandiri Rp1,85 juta untuk uang saku dan jaminan kesehatan Rp 900 ribu, untuk pelajar menerima uang saku Rp1,5 juta dan jaminan kesehatan Rp 800 ribu, kemudian untuk beasiswa kerja sama hanya mendapat uang kesehatan senilai Rp 900 ribu.

“Penyaluran bantuan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima yang sudah dilakukan pekan kemarin,” ucap Feridiana.

Ia berharap bantuan yang disalurkan itu dapat bermanfaat untuk penananggulangan COVID-19 bagi masing-masing penerima, seperti untuk pembelian masker, hand sanitizer, sarung tangan/alat pelindung diri (APD), dan pembelian vitamin guna menjaga imunitas tubuh.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan, Vinsensius Geh yang juga Plt Ketua Keluarga Besar Mahasiswa Kabupaten Mahakam Ulu (KBMKMU) Provinsi Kaltim, yang sedang kuliah di Samarinda, saat dihubungi mengaku bersyukur dan berterimakasih atas bantuan ini.

“Kepedulian Pemkab Mahulu terhadap mahasiswa dan pelajar yang berada di luar kabupaten dengan memberikan bantuan dana tunai ini sangat berarti bagi kami, apalagi selama pandemi COVID-19 kami menghadapi kendala finansial,” ucapnya. (*)

More Stories
Bontang Siaga Banjir, BPBD: Kenali 3 Karakteristiknya