• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, April 11, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Sungai Meluap, Ribuan Hektare Sawah di Kukar Terdampak

Suriadi Said by Suriadi Said
9 April 2026 | 22:14
Reading Time: 2 mins read
0
Sungai Meluap, Ribuan Hektare Sawah di Kukar Terdampak

Bupati Kukar menyerahkan bantuan kepada para petani di Desa Rapak Lambur, Rabu (8/4/2026). [Foto Pemkab Kukar]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

TENGGARONG, Pranala.co — Sejak akhir Desember 2025 hingga Januari 2026, hujan tak juga reda. Sungai meluap. Sawah-sawah di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) perlahan tenggelam. Padi semula menghijau berubah menjadi batang-batang tak lagi bisa dipanen.

Bagi petani, itu bukan sekadar gagal panen. Itu kehilangan satu musim. Satu sumber penghidupan. Rabu (8/4/2026), di Balai Pertemuan Umum (BPU) kantor desa setempat, suasana tak sepenuhnya muram. Ada yang datang membawa bantuan. Ada pula yang datang membawa pengakuan: bahwa yang terjadi memang di luar kuasa siapa pun.

PILIHAN REDAKSI

Dari Kandang ke Dapur: Kisah Desa di Kaltim yang Menyalakan Harapan dari Limbah Ternak

Dari Kandang ke Dapur: Kisah Desa di Kaltim yang Menyalakan Harapan dari Limbah Ternak

11 April 2026 | 18:25
Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

5 April 2026 | 23:40

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, berdiri di hadapan para petani. Ia tidak membawa janji besar. Ia membawa empati—dan bantuan yang, ia akui sendiri, tak akan pernah benar-benar cukup.

“Kami atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Kukar menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas bencana gagal panen ini,” ujarnya.

Ia tahu, air yang menggenangi sawah terlalu lama telah merusak hampir seluruh tanaman padi. Tidak ada yang bisa diselamatkan.

Pemkab Kukar menyalurkan bantuan pangan berupa 9.756 kilogram beras, setara dengan 1.084 karung. Angka yang terdengar besar. Tapi bagi petani yang kehilangan panen, itu hanya penyangga sementara.

“Memang bantuan ini tidak sebanding dengan kerugian yang Bapak/Ibu alami. Namun setidaknya dapat meringankan beban dan memastikan kebutuhan pangan keluarga tetap terpenuhi,” kata Bupati Aulia.

Di Rapak Lambur, beras bukan sekadar bantuan. Ia menjadi penanda bahwa negara masih hadir—meski belum sepenuhnya menjawab kehilangan.

Namun Bupati Kukar tak berhenti pada bantuan. Ia tahu, yang dibutuhkan petani bukan hanya bertahan hari ini, tetapi juga bangkit untuk musim berikutnya.

Ia meminta Dinas Pertanian dan Peternakan memberi prioritas bantuan sarana produksi pertanian bagi petani terdampak. Benih, pupuk, dan dukungan teknis harus segera disiapkan agar lahan yang sempat terendam bisa kembali ditanami.

Tak hanya itu. Ia juga menyoroti persoalan yang lebih dalam: air yang datang terlalu mudah, tetapi sulit dikendalikan.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pertanian, ia meminta pengecekan menyeluruh terhadap sistem irigasi dan pengairan di wilayah tersebut. Jika perlu, sungai yang mengalami pendangkalan harus dikeruk.

“Kepada OPD terkait agar sigap, berkoordinasi, dan bersinergi mempercepat penanganan pasca banjir. Supaya para petani bisa kembali menanam dan memulihkan perekonomian mereka,” ujarnya.

Di hadapan para petani, Aulia juga menyampaikan sesuatu yang jarang terdengar dalam bahasa birokrasi: penghargaan. Ia menyebut mereka sebagai “pahlawan”.

Bukan tanpa alasan. Di tengah ketidakpastian cuaca, risiko banjir, dan harga yang sering tak menentu, para petani tetap menanam. Tetap berharap. Tetap memberi makan banyak orang.

“Bapak/Ibu adalah pahlawan yang berjuang menghasilkan pangan untuk masyarakat Kutai Kartanegara,” katanya. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Gagal PanenKutai KartanegaraPetani
Previous Post

35 Pelanggar Terjaring ETLE di Jalan Sudirman Balikpapan, Penindakan Kini Tanpa Tawar-menawar

Next Post

Surga Wisata Bontang Akan Berubah, Ini Rencana Besar untuk Pulau Beras Basah

BACA JUGA

Kaltim Perluas Sekolah Garuda ke Kutim, Kukar, dan Balikpapan

Kaltim Perluas Sekolah Garuda ke Kutim, Kukar, dan Balikpapan

11 April 2026 | 18:44
Siang Bolong Bobol Rumah Lewat Plafon, Pencuri di Balikpapan Diikat Warga

Siang Bolong Bobol Rumah Lewat Plafon, Pencuri di Balikpapan Diikat Warga

11 April 2026 | 18:17
Eks Wali Kota Bontang Basri Rase Resmi Gabung Partai Demokrat

Eks Wali Kota Bontang Basri Rase Resmi Gabung Partai Demokrat

11 April 2026 | 18:02
Pemprov Kaltim Alihkan 83 Ribu Peserta BPJS ke Daerah, Balikpapan dan Bontang Nihil

Pemprov Kaltim Alihkan 83 Ribu Peserta BPJS ke Daerah, Balikpapan dan Bontang Nihil

11 April 2026 | 13:21
2 Kg Sabu Gagal Diselundupkan ke Samarinda, Pelaku Ditangkap di Bandara

2 Kg Sabu Gagal Diselundupkan ke Samarinda, Pelaku Ditangkap di Bandara

11 April 2026 | 12:53
Pembangunan Bontang Tak Cukup Fisik, Perlu Kekuatan Spiritual

Pembangunan Bontang Tak Cukup Fisik, Perlu Kekuatan Spiritual

11 April 2026 | 12:22
Next Post
Surga Wisata Bontang Akan Berubah, Ini Rencana Besar untuk Pulau Beras Basah

Surga Wisata Bontang Akan Berubah, Ini Rencana Besar untuk Pulau Beras Basah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta

10 April 2026 | 09:27
12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, Koorwil BGN Masih 'Membisu'

12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, IPAL Tak Standar, Koorwil BGN Masih ‘Membisu’

6 April 2026 | 15:36
Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi Rencana Pemkot Bontang Ambil Alih Bandara Badak LNG Warga: Alternatif Transportasi yang Ditunggu!

Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi

9 April 2026 | 13:48
Sempat Bikin Resah, Kasus Begal di Jalan Pipa Bontang Ternyata Tidak Benar, Ini Faktanya! Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

9 April 2026 | 23:31
Hindari Lubang, Ambulans RSUD Bontang dan Avanza Tabrakan di Bengalon, Lima Orang Terluka

Hindari Lubang, Ambulans RSUD Bontang dan Avanza Tabrakan di Bengalon, Lima Orang Terluka

10 April 2026 | 21:16

Terbaru

Kaltim Perluas Sekolah Garuda ke Kutim, Kukar, dan Balikpapan

Kaltim Perluas Sekolah Garuda ke Kutim, Kukar, dan Balikpapan

11 April 2026 | 18:44
Dari Kandang ke Dapur: Kisah Desa di Kaltim yang Menyalakan Harapan dari Limbah Ternak

Dari Kandang ke Dapur: Kisah Desa di Kaltim yang Menyalakan Harapan dari Limbah Ternak

11 April 2026 | 18:25
Siang Bolong Bobol Rumah Lewat Plafon, Pencuri di Balikpapan Diikat Warga

Siang Bolong Bobol Rumah Lewat Plafon, Pencuri di Balikpapan Diikat Warga

11 April 2026 | 18:17
Eks Wali Kota Bontang Basri Rase Resmi Gabung Partai Demokrat

Eks Wali Kota Bontang Basri Rase Resmi Gabung Partai Demokrat

11 April 2026 | 18:02
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved