Pranala.co, BONTANG – Pasokan beras dari Sulawesi menuju Bontang tersendat. Ada agen yang sudah dua pekan tidak menerima kiriman. Ada pula yang sebulan penuh menunggu kabar. Akibatnya, stok di pasaran semakin menipis.
Di Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Tanjung Laut Indah, gudang beras milik Taba kini banyak ruang kosong. Yang tersisa hanya beras kemasan premium.
“Kami biasanya ambil langsung dari Sulawesi. Tapi sampai sekarang belum ada kabar pasti kapan datangnya,” ujar Taba, Jumat (22/8/2025).
Ia sempat mendapat kabar akan ada kiriman. Namun jumlahnya belum jelas. “Kata distributornya masih dicarikan dulu. Mudah-mudahan cepat. Kalau tidak ada beras, apa lagi yang mau dijual,” keluhnya.
Taba juga was-was bila harus memesan dari distributor lain. Pasalnya, beberapa waktu terakhir marak beras oplosan di Kaltim. “Kami tidak pernah campur-campur. Dari dulu semua asli dari petani Sulawesi. Itu yang kami jual,” tegasnya.
Kondisi serupa dialami Tatik, agen beras di Jalan Slamet Riyadi, Loktuan. Sejak sebulan terakhir, ia tak kunjung mendapat pasokan. Beberapa kali memesan, jawabannya sama: stok kosong.
“Sisa tinggal beberapa karung. Kalau minggu depan tidak datang juga, ya terpaksa tutup sementara. Mau jual apa lagi?” keluhnya.
Berbeda dengan Jefri, pengelola Toko Samaria di Jalan MH Thamrin, Bontang Kuala. Ia masih punya stok, meski penjualan lebih cepat dari biasanya.
“Yang biasanya cukup seminggu, sekarang tiga sampai empat hari sudah habis. Jadi ada jeda menunggu pengiriman,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, ia akan mendapat tambahan pasokan dari Samarinda, sebanyak delapan ton. Menurut Jefri, kelangkaan beras di Bontang bisa dipengaruhi pola distribusi baru.
“Dulu petani jual ke tengkulak. Sekarang langsung ke pemerintah lalu dibagi ke masyarakat. Jadi alurnya agak berubah,” ujarnya.
Meski isu beras oplosan ramai dibicarakan, Jefri memastikan penjualan tetap normal. Ia bahkan mendengar kabar harga beras bakal turun dalam waktu dekat.
“Yang jelas turun katanya. Tapi saya belum tahu berapa besar penyesuaiannya,” tutupnya. (FR)

















