Status Monitoring Naik, Banyak Warga Baru Tiba di Bontang Malas Melapor

Petugas penjaga Pos Tugu Selamat Datang Bontang mencatat sopir yang baru masuk ke Bontang.

TAK bisa dimungkiri, Kota Bontang, Kalimantan Timur sebagai kota industri membuat mobilitas masyarakat tinggi. Dibukanya kembali moda transportasi dan relaksasi pada beberapa kegiatan berdampak langsung terhadap jumlah orang yang keluar masuk Kota Bontang.

Buktinya, meminjam data Tim Gugus Covid-19 Kota Bontang, per hari ini, Selasa 2 Juni 2020, terjadi peningkatan jumlah orang berstatus monitoring. Ada penambahan 120 orang per pukul 14.00 Wita. Jika ditotal keseluruhan kini 1.397 orang masuk dalam monitoring. Mereka tersebar di seluruh wilayah Bontang.

“Status monitoring meningkat jadi 1.397 orang. Juga ada penambahan ODP sebanyak 1 orang, pelaku perjalanan dari Kutai Kartanegara, saat ini dirawat di RS Swasta,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin lewat siaran persnya, Selasa (2/6).

Namun, Bahauddin menyayangkan masih banyak orang yang baru tiba di Kota Bontang enggan melapor ke PSC call center, sesuai protokol kesehatan. Bisa melalui telepon atau WA 081-15407-119 atau link https://bit.ly/covidbontang

“Masih banyak yang baru datang di Bontang enggan melapor. Itu kami sayangkan,” kata Baha.

Dia pun mengajak warga Bontang pelaku perjalanan untuk jujur. Sebab, sesuai protokol kesehatan, pelaku perjalanan ini yang melapor akan ditetapkan dalam status monitoring. Tak hanya itu, nantinya akan mendapatkan penjelasan protokol kesehatan, penjelasan tentang isolasi mandiri.

“Monitoring atau pemantauan kondisi secara mandiri maupun oleh petugas sesuai kondisi,” katanya.

Baha bilang, perlu kesadaran dan kerja sama semua pihak. Sehingga, monitoring warga pelaku perjalanan ini berjalan efektif dalam rangka memutus mata rantai penularan COVID-19 di Kota Bontang. Isolasi mandiri bagi pelaku perjalan adalah mutlak. Namun, rendahnya disiplin melapor menjadi kekhawatiran tersendiri, apakah para pelaku perjalanan benar-benar melakukan isolasi mandiri atau tidak. (*)

More Stories
Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri ke Akhir Tahun