Pranala.co, PANGKEP — Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (DPRD Pangkep), Syamsinar, kembali turun langsung menyapa warga dalam agenda Reses Temu Konstituen Masa Sidang II Tahun 2026, Selasa (3/3/2026).
Anggota legislatif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menggelar dialog terbuka bersama sekitar 200 warga di Maccini Oto. Suasana berlangsung hangat dan interaktif. Warga diberi ruang menyampaikan keluhan tanpa sekat.
Satu per satu aspirasi mengemuka. Dari urusan sampah, layanan kesehatan, pupuk, hingga infrastruktur lingkungan.
Persoalan sampah menjadi isu yang paling banyak disorot. Warga mengeluhkan tumpukan sampah di sejumlah titik sekitar Maccini Oto yang dinilai mengganggu kenyamanan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Mereka berharap pemerintah daerah memperbaiki sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah agar lebih rutin dan terkoordinasi.
“Kalau hujan turun, baunya makin menyengat,” ujar salah seorang warga dalam forum tersebut.
Selain sampah, persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan juga menjadi perhatian. Sejumlah warga mengaku kepesertaan mereka tidak aktif sehingga kesulitan mengakses layanan kesehatan.
Padahal, layanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Warga berharap ada solusi konkret agar status kepesertaan dapat diaktifkan kembali, terutama bagi keluarga kurang mampu.
Aspirasi lain datang dari kalangan petani dan petambak. Seorang warga bernama Sakir menyoroti distribusi pupuk bersubsidi yang dinilai belum merata.
Warga berharap pengawasan distribusi pupuk diperketat agar pembagiannya tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
Tak berhenti di situ, kondisi infrastruktur lingkungan juga disampaikan. Jalan di sejumlah lorong dilaporkan rusak. Saluran drainase dangkal dan tertutup pasir sehingga air kerap meluap saat hujan deras dan menggenangi permukiman.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Syamsinar menyatakan seluruh masukan warga akan dibawa ke tingkat pembahasan komisi dan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Ia menegaskan, reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Kami hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi ta semua. Insyaallah seluruh masukan ini akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan yang ada,” ujarnya. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















