Bontang, PRANALA.CO – Tak lagi membiarkan warga bingung mencari informasi perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang hadir dengan pendekatan baru: QnA Time, program digital interaktif yang dirancang untuk menjawab langsung kebutuhan informasi masyarakat.
Melalui format tanya jawab ringan dan mudah dicerna, QnA Time menyasar pertanyaan yang paling kerap muncul dari masyarakat. Mulai dari alur perizinan digital, akses layanan tatap muka, hingga kejelasan kontak resmi untuk konsultasi—semuanya dibuka secara transparan.
Pranata Humas DPMPTSP Bontang, Maulina Noor, menjadi wajah dari program ini. Ia tampil langsung menjawab setiap pertanyaan yang masuk. Salah satu informasi penting yang disampaikan, yakni nomor WhatsApp resmi layanan (WA only) DPMPTSP di 0811 434 5757.
“Warga bisa langsung menghubungi nomor tersebut. Tim kami siap merespons dengan cepat dan tepat,” ujar Lina, sapaan akrabnya, Rabu (23/4/2025).
Tak hanya soal kontak, Lina juga mengedukasi masyarakat soal tahapan penting dalam proses perizinan digital. Salah satunya, kewajiban mengisi survei kepuasan sebelum memproses izin di akun aplikasi PD (Perizinan Digital).
Dalam hal pelayanan langsung, DPMPTSP juga menerapkan strategi pembagian lokasi agar lebih inklusif. Layanan di Kantor DPMPTSP Jalan Awang Long kini diprioritaskan untuk kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Jam operasionalnya pun disesuaikan agar lebih ramah: Senin hingga Kamis pukul 07.00–16.00 WITA, dan Jumat pukul 07.00–11.30 WITA.
Sementara untuk layanan perizinan umum lainnya, masyarakat bisa mendatangi Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lantai 4 Pasar Rawa Indah, Blok A dan B, yang buka mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WITA (Senin–Kamis), serta 08.00–11.00 WITA (Jumat).
Dengan menghadirkan QnA Time, DPMPTSP Bontang menunjukkan langkah maju dalam membangun budaya pelayanan publik yang partisipatif dan informatif. Bukan hanya menjawab kebutuhan administratif, tapi juga mengedukasi publik tentang hak dan mekanisme layanan yang tersedia.
“Ini adalah bagian dari upaya kami membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Semakin terbuka, semakin mudah bagi warga memahami dan mengakses layanan,” tutup Lina. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kam



















Comments 2