• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Pupuk Kaltim Dorong Urban Farming untuk Atasi Sampah Organik di Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
30 Desember 2025 | 12:38
Reading Time: 2 mins read
0
Pupuk Kaltim Dorong Urban Farming untuk Atasi Sampah Organik di Bontang

Program diluncurkan di Kelurahan Guntung, Bontang Utara, Rabu (17/12/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Persoalan sampah masih menjadi tantangan serius di perkotaan. Di Kota Bontang, sampah organik dari rumah tangga mendominasi timbunan yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap hari.

Menjawab tantangan itu, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggagas program Urban Farming bertajuk Pengelolaan Sampah Organik dari Sumbernya. Inisiatif ini mendorong masyarakat mengelola sampah sejak dari dapur, sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

PILIHAN REDAKSI

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34
Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp561 Juta untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Relawan Turun Langsung ke Lapangan

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp561 Juta untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Relawan Turun Langsung ke Lapangan

21 Februari 2026 | 23:51

Program tersebut diluncurkan di Kelurahan Guntung, Bontang Utara, Rabu (17/12/2025).

AVP Agrosolution Pupuk Kaltim Wilayah Kaltimtara, Joko Trisilo, menjelaskan bahwa sekitar 60 persen sampah yang diangkut ke TPA merupakan sampah organik rumah tangga.

“Setiap keluarga rata-rata menghasilkan 1,7 kilogram sampah organik per hari. Dalam setahun bisa mencapai 620 kilogram,” ujar Joko.

Jika tidak dikelola dengan baik, sampah organik berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan. Mulai dari produksi gas metana, pencemaran tanah, hingga gangguan kualitas air.

Melalui program ini, Pupuk Kaltim mendorong perubahan cara pandang masyarakat. Sampah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai, diolah menjadi kompos dan media tanam yang bermanfaat.

Pendekatannya sederhana. Dimulai dari pemilahan sampah dapur, pencacahan sisa makanan, hingga proses pengomposan yang higienis dan minim bau.

“Bukan hanya mengurangi beban TPA. Program ini juga membangun kesadaran kolektif untuk mengubah perilaku pengelolaan lingkungan,” kata Joko.

Kelompok Wanita Tani (KWT) dan komunitas perempuan ditempatkan sebagai aktor utama. Peran mereka dinilai strategis karena bersentuhan langsung dengan pengelolaan dapur, edukasi keluarga, serta ketahanan pangan rumah tangga.

Saat ini, tercatat 20 KWT dari berbagai kelurahan di Bontang mendaftar sebagai peserta. Empat di antaranya telah memasuki tahap pendampingan aktif.

Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F Purwanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Operasional perusahaan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Dalam program ini, Pupuk Kaltim juga memanfaatkan produk Biodex, bioaktivator berbasis mikroorganisme aktif untuk mempercepat proses pengomposan sampah organik. Biodex membantu meningkatkan ketersediaan unsur hara sekaligus mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis.

“Ini adalah inovasi yang mendukung pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan,” kata Purwanto.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pupuk Kaltim menyalurkan bantuan mesin pencacah sampah serta bioaktivator Biodex dan Ecofert kepada masing-masing KWT. Bantuan tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas kelompok dalam mengelola sampah organik.

“Program ini akan terus kami kawal melalui pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Pemerintah Kota Bontang menyambut positif inisiatif tersebut. Staf Ahli Pemkot Bontang Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Lukman, menilai program ini sejalan dengan Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT).

“Kami sangat mengapresiasi urban farming ini. Jika dikelola dengan baik, sampah organik bahkan bisa memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Lukman.

Ia berharap program serupa dapat diperluas ke lebih banyak wilayah. Menurutnya, perubahan besar bisa dimulai dari dapur rumah tangga.

“Jika semakin banyak warga mampu mengelola sampah sendiri, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ADS)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Redaksi
Tags: Pupuk Kaltim
Previous Post

Narkoba dan Laka Lantas di Bontang Turun selama 2025

Next Post

Polda Kaltim Catat Kasus Narkoba Turun 15 Persen, Barang Bukti Ganja hingga Sabu Naik

BACA JUGA

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

4 Maret 2026 | 05:41
Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34
Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

3 Maret 2026 | 23:20
Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

3 Maret 2026 | 23:09
Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

3 Maret 2026 | 22:00
Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

3 Maret 2026 | 19:15
Next Post
Polda Kaltim Catat Kasus Narkoba Turun 15 Persen, Barang Bukti Ganja hingga Sabu Naik

Polda Kaltim Catat Kasus Narkoba Turun 15 Persen, Barang Bukti Ganja hingga Sabu Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

28 Februari 2026 | 21:59
Abisar, Bocah 11 Tahun di Bontang Korban Gigitan Buaya: Tanpa BPJS, Terabaikan Sistem Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

28 Februari 2026 | 18:58
THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu! Pangkep Susun Langkah Besar: Perbaikan Jalan, Pendidikan, dan Sampah jadi Prioritas

THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu!

28 Februari 2026 | 19:07
Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

2 Maret 2026 | 05:58
TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya WFH ASN Kutim Berlaku Maret 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya Tak Bisa Sembarangan, Begini Aturan Poligami bagi PNS Kaltim Raih Tiga Penghargaan BKN Award 2023 Sekaligus

TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya

28 Februari 2026 | 21:49

Terbaru

Tiga Hari Hilang, Nelayan Kukar Ditemukan Meninggal di Perairan Tamapole

Tiga Hari Hilang, Nelayan Kukar Ditemukan Meninggal di Perairan Tamapole

4 Maret 2026 | 12:48
Kakak Ipar Diduga Cabuli Anak 14 Tahun di Loa Kulu Kaltim Kasus Kekerasan Seksual Anak di Loa Kulu Kukar, Remaja 17 Tahun Diamankan IDiduga Cabuli Anak di Samarinda, Pria 58 Tahun Dipergoki Bersembunyi di Lemari bu Bongkar Aksi Bejat Suami di Muara Wahau Kutim, Anak Tiri jadi Korban Gadis di Kutai Kartanegara Dirudapaksa Ayahnya, Diancam Tak Disekolahkan dan Diberi Uang Jajan Ayah di Samarinda Rudapaksa Anak Kandungnya sejak Usia 9 Tahun

Kakak Ipar Diduga Cabuli Anak 14 Tahun di Loa Kulu Kaltim

4 Maret 2026 | 12:44
Nyaris Lompat dari Jembatan, IRT di Kukar Diduga Coba Bunuh Diri

Nyaris Lompat dari Jembatan, IRT di Kukar Diduga Coba Bunuh Diri

4 Maret 2026 | 12:36
Stok Bahan Pokok Balikpapan Aman, Cadangan Beras Capai 9.500 Ton Jelang Iduladha, Stok Beras dan Minyak Goreng di Samarinda Diklaim Aman

Stok Bahan Pokok Balikpapan Aman, Cadangan Beras Capai 9.500 Ton

4 Maret 2026 | 12:22

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved