Pranala.co, KUKAR — Kepolisian Sektor Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) membongkar kasus pencurian dan penggelapan solar di kawasan tambang. Dua orang pelaku diamankan. Ratusan liter bahan bakar minyak jenis solar turut disita sebagai barang bukti.
Pengungkapan kasus ini dilakukan Unit Reserse Kriminal Polsek Loa Janan. Lokasi kejadian berada di area tambang PT KE, Pit KE 1, Dusun Harapan Jaya, Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, menjelaskan kasus terungkap berkat laporan pihak perusahaan. Solar di lokasi tambang diketahui berkurang secara tidak wajar dan menimbulkan kerugian.
“Setelah menerima laporan, Unit Reskrim langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan bersama tim keamanan perusahaan,” ujar Abdillah.
Hasil penyelidikan mengarah pada dua pelaku. Keduanya diamankan di Pos Crossing area tambang saat membawa barang bukti.
Pelaku berinisial DH (25), seorang pengawas operasional di perusahaan subkontraktor. Satu pelaku lainnya berinisial AAS (21), warga Loa Janan Ilir.
Dari tangan keduanya, polisi menyita 42 jeriken berisi sekitar 475 liter solar. Turut diamankan satu unit mobil Toyota Hilux serta sejumlah perlengkapan lain yang digunakan untuk menjalankan aksinya.
Berdasarkan pemeriksaan, aksi pencurian ini telah berlangsung cukup lama. Para pelaku mengakui perbuatannya dilakukan sejak November 2025 hingga awal Januari 2026.
Modusnya solar dipindahkan dari tandon penyimpanan ke jeriken. Setelah itu, bahan bakar tersebut dijual kembali. Akibat perbuatan tersebut, perusahaan mengalami kerugian materiil sekira Rp7,5 juta.
“Kedua tersangka sudah mengakui perbuatannya dan saat ini kami amankan di Polsek Loa Janan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek.
Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Mereka disangkakan Pasal 477 ayat (1) huruf f dan g, subsider Pasal 488, dengan ancaman pidana sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















