Pranala.co, BONTANG — Polres Bontang menutup 2025 dengan memaparkan capaian kinerja sekaligus tantangan yang dihadapi sepanjang satu tahun terakhir. Paparan tersebut disampaikan langsung Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano dalam press release akhir tahun, Selasa.
Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sepanjang 2025 mengalami dinamika yang cukup signifikan.
Angka kriminalitas tercatat mengalami kenaikan sekitar 50 persen dibandingkan tahun 2024. Jenis kejahatan yang paling banyak terjadi adalah pencurian dengan pemberatan.
“Kasus curat menjadi yang paling dominan, dengan total 56 laporan,” ujar Widho.
Di sisi lain, penanganan perkara narkotika menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, kasus narkoba berhasil ditekan hingga turun 18,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pengungkapan terbesar terjadi pada Desember 2025. Saat itu, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 1.066,8 gram.
Capaian ini menjadi salah satu fokus utama penegakan hukum Polres Bontang dalam memerangi peredaran gelap narkotika.
Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan. Data menunjukkan laka lantas turun sebesar 35,5 persen dibandingkan tahun 2024.
Namun demikian, terdapat catatan serius. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan justru meningkat hingga 70 persen.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama dan akan kami evaluasi secara mendalam,” kata Kapolres.
Untuk kasus Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), yang meliputi kekerasan dalam rumah tangga, pencabulan, dan persetubuhan, Polres Bontang mencatat penurunan sebesar 7,14 persen.
Selain data statistik, Kapolres juga menyinggung sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap sepanjang 2025. Di antaranya kasus judi daring dan praktik illegal oil yang sempat meresahkan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, AKBP Widho Anriano menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Kota Bontang. Ia menilai dukungan masyarakat memiliki peran besar dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Kami mengucapkan terima kasih atas peran aktif masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian sepanjang tahun ini,” ucapnya.
Menghadapi tahun 2026, Polres Bontang berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penegakan hukum dan pendekatan humanis akan terus diperkuat.
“Harapan kami, ke depan Polres Bontang dapat memberikan pelayanan yang semakin baik dan maksimal kepada masyarakat,” ujar Widho. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















