Pranala.co, BONTANG – Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bontang, Sabtu (6/9/2025), tampak berbeda dari biasanya. Ratusan remaja dari Kecamatan Bontang Barat duduk rapi, menyimak serius pesan-pesan dari para pemateri. Hari itu, giliran mereka mendapat pembekalan akhlak dan motivasi hidup Islami.
Pelatihan yang digelar MUI ini bukan kegiatan seremonial belaka. Materinya menyentuh langsung persoalan remaja sehari-hari. Mulai dari bagaimana menghormati orang tua dan guru, bergaul sehat dengan teman sebaya, menjaga batasan dengan lawan jenis, hingga tips mengejar cita-cita tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Ketua MUI Bontang, Misbahul Munir, menegaskan akhlak adalah fondasi utama generasi muda.
“Allah SWT ingin kita jadi orang baik. Mata, telinga, mulut, semua diberi untuk digunakan dengan cara baik. Kalau disalahgunakan, kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga remaja agar tidak salah jalan bukan hanya tugas orang tua. Lingkungan, masyarakat, hingga lembaga keagamaan juga ikut bertanggung jawab.
“Kalau kita abai, mereka bisa kehilangan arah. Karena itu, kegiatan seperti ini hadir agar remaja tidak hanya selamat dari kenakalan, tapi juga jadi penyebar kebaikan di lingkungannya,” tambahnya.
Misbahul memberi contoh sederhana. Satu remaja yang mendapat bekal akhlak bisa mengajak lima temannya. Jika setiap sekolah mengirim lima wakil, maka dalam waktu singkat tercipta jaringan anak muda yang menjadi corong kebaikan di masyarakat.
Pelatihan ini pun jadi bagian dari program baru MUI Bontang. Setelah sukses di Bontang Utara dua pekan lalu, kini giliran Bontang Barat. Pekan depan, agenda serupa menyasar Bontang Selatan.
Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari, MUI berharap peserta tak hanya membawa pulang ilmu untuk diri sendiri, tapi juga menularkan nilai positif bagi teman sebaya.
Pelatihan ini menjadi pengingat, bahwa membina generasi muda bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
“Remaja hari ini adalah penentu arah bangsa ke depan. Jika mereka kuat akhlaknya, insyaallah masyarakat pun akan lebih baik,” tutup Misbahul. (FR)
















