Pranala.co, BONTANG – Suasana religius menyelimuti Gedung BPU Kecamatan Bontang Selatan, Jumat malam (29/8/2025). Ratusan orang berkumpul menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XIX tingkat Kecamatan Bontang Selatan. Tahun ini, Kelurahan Satimpo mendapat kehormatan menjadi tuan rumah.
Gelaran MTQ yang mengusung tema “MTQ Menebar Rahmat, Menyatukan Umat” ini akan berlangsung hingga 3 September 2025. Sebanyak 277 peserta dari enam kelurahan di Bontang Selatan ikut ambil bagian.
Mereka akan berkompetisi di berbagai cabang lomba. Mulai dari tilawah, tartil, tahfizh, syarhil, fahmil, khattil Qur’an, hingga karya tulis. Semua kategori dibuka, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa, putra dan putri.
Pembukaan MTQ ditandai dengan penekanan tombol sirine, disambut tepuk tangan hadirin. Acara terasa semakin khidmat ketika lantunan ayat suci menggema, menandai dimulainya rangkaian lomba.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dasuki, hadir mewakili Wali Kota Bontang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan mendalam.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Semoga MTQ ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ujarnya.
Turut hadir Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Lukman, Camat Bontang Utara, Kepala KUA Bontang Selatan, seluruh lurah se-Bontang Selatan, serta para tokoh masyarakat.
Sebagai tuan rumah, Kelurahan Satimpo ikut berpartisipasi aktif. Mereka mengirimkan peserta di sejumlah cabang unggulan seperti tilawah, tartil, tahfizh, syarhil, dan fahmil, baik putra maupun putri.
Kehadiran Satimpo sebagai penyelenggara bukan hanya sekadar teknis. Lebih dari itu, mereka ingin menunjukkan komitmen untuk menjaga nilai-nilai syiar Islam di tengah masyarakat.
MTQ XIX Bontang Selatan diharapkan menjadi wadah melahirkan qari-qariah dan hafiz-hafizah terbaik. Lebih jauh, acara ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi Qur’ani yang tidak hanya pandai membaca, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga dari MTQ ini lahir generasi yang bisa mengharumkan nama Bontang Selatan, bukan hanya di tingkat kota, tapi juga hingga provinsi,” tutur Dasuki. (ir/ril)















