Lagi, 13 Nakes di Bontang Negatif Corona, Boleh Pulang usai Karantina

Ilustrasi tenaga medis merawat pasien positif Corona. (Reuters)

KABAR baik kembali datang dari perkembangan virus Corona di Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (7/5) malam. Sebanyak 13 tenaga kesehatan (nakes) di dua rumah sakit Kota Bontang hasil swabnya negatif. 13 petugas medis ini menyusul 20-an rekannya yang sehari sebelumnya sudah menerima hasil swab negatif.

Rinciannya begini, 8 orang pegawai RSUD Taman Husada Bontang dan 5 orang lagi dari RS Islam Bontang Yabis. “Mereka sudah bisa kembali pulang ke rumah usai menjalani karantina,” jelas dr Bahaudin, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang lewat siaran persnya, Kamis (7/5).

BACA JUGA:
10 Fakta 11BTG, Pasien Positif Covid-19 dari Bontang Lestari

Sementara itu, tidak ada penambahan kasus Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), hingga Pasien Dalam Pengawasan (PDP). (Selengkapnya lihat grafis)

“2 ODP yang semula dirawat sudah keluar dari perawatan dan menjalani isolasi mandiri, sementara ada 1 ODP yang selesai pemantauan,” jelas dr Bahaudin.

Status monitoring terjadi penambahan sebanyak 20 orang. Sehingga total 6.835 orang, 5.566 orang diantaranya selesai monitoring.

Dijelaskan Bahaudin, saat ini pihaknya masih terus kontak tracing kasus11BTG. Smpai dengan hari ini tidak ada penambahan OTG, ODP, maupun PDP.

Pasien 11 BTG ini berjenis kelamin laki-laki berusia 69 tahun berasal dari Bontang Lestari. Dia merupakan klaster Gowa. Status awal monitoring mulai 10 April. Dilakukan rapid test pertama hasilnya non reaktif alias negatif.

BACA JUGA:
Bontang Belum Terjadi Transmisi Lokal Penyebaran Covid-19

Memiliki riwayat perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan. Tiba di Pelabuhan Lok Tuan dengan menumpang KM Binaiya pada 23 Maret 2020. Tiba malam, pulang ke rumah mengunakan kendaraan pribadi, bersama peserta kegiatan Gowa lain. Iolasi mandiri di rumah sejak kedatangan, di rumah kontak dengan anggota keluarga lain, termasuk istri, anak, cucu, menantu. (*)

More Stories
Kasus OTT Bupati Kutim, 44 Saksi Diperiksa kurun Dua Hari di Samarinda