Pranala.co, BONTANG – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Kejaksaan Negeri alias Kejari Bontang diserbu ratusan warga. Dalam waktu kurang dari satu jam, dua ton beras murah habis terjual, Kamis (28/8/2025).
Sejak pagi, antrean warga sudah terlihat di halaman kantor Kejari. Banyak yang datang lebih awal demi bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
Hadi, warga Bontang Kuala, mengaku senang bisa membeli beras murah. Ia datang sejak pukul 07.00 WITA demi mengamankan jatah.
“Alhamdulillah bisa dapat beras murah. Apalagi harga beras sekarang lagi naik. Mudah-mudahan bulan depan ada lagi,” ucap pria yang sehari-hari berjualan pentol goreng itu.
Kepala Kejari Bontang, Philipus Siahaan, menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk empati terhadap kondisi masyarakat.
“Beras sebenarnya ada di pasaran. Hanya saja harganya naik. Karena itu kejaksaan hadir untuk meringankan beban masyarakat lewat program beras murah,” ujarnya.
Menurut Philipus, kejaksaan tidak hanya bertugas di bidang penegakan hukum. Ada juga peran pendampingan dan pelayanan sosial bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini bukti pelayanan kami. Silakan dimanfaatkan, tapi jangan beli untuk dijual lagi,” pesannya.
Selain beras, warga juga bisa membeli paket sembako murah seharga Rp150 ribu. Jika dihitung dengan harga normal, nilainya bisa mencapai Rp220 ribu.
“Semua murah karena disubsidi pemerintah,” tambah Philipus. (FR)

















