SANGATTA, Pranala.co — Rencana pembangunan bandara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang diajukan oleh PT Indonesia Plantation Synergi (IPS), mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan, permohonan pembangunan bandara tersebut disampaikan langsung oleh pihak perusahaan kepada Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Meskipun hingga kini belum ada tembusan resmi ke Bupati, pihaknya tetap menyambut baik rencana tersebut.
“Sampai saat ini belum ada tembusan rencana pembangunan ke Bupati. Tapi kami tetap merespons positif,” ujar Ardiansyah di Sangatta, Selasa (7/4/2026).
Saat ini, Pemkab Kutim tengah fokus meningkatkan infrastruktur dan transportasi berbasis bandara serta pelabuhan. Dalam 50 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Kutim, terdapat komitmen untuk mempercepat operasional pelabuhan dan pembangunan Bandara Sangatta.
Meskipun belum mendengar secara rinci terkait rencana pembangunan bandara di KPB Maloy, Bupati Ardiansyah menyatakan dukungan penuh terhadap usulan tersebut. Menurutnya, kehadiran bandara akan memudahkan konektivitas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy.
“Apalagi Gubernur mempersyaratkan bandara yang bisa untuk umum. Tanpa perlu kami membangun lagi,” ujarnya.
Selain mendukung rencana PT IPS, Pemkab Kutim juga tengah mengintensifkan komunikasi dengan PT Kaltim Prima Coal (KPC) untuk mengoperasikan Bandara Tanjung Bara secara umum. Saat ini, bandara tersebut masih bersifat khusus.
“Sementara ini, kami meminta KPC untuk membuka jalur umum guna melayani masyarakat,” tutur Ardiansyah. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















