Pranala.co, BONTANG – Kabar duka menyelimuti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang. Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD), Arianto, tutup usia di Surabaya, Kamis (12/6/2025) sekira pukul 17.05 Wita.
Kepala Satpol PP Bontang, Ahmad Yani, membenarkan kabar tersebut usai mengonfirmasi langsung kepada pihak keluarga almarhum, termasuk anak dan pamannya.
“Saya kaget saat menerima kabar ini. Padahal baru dua hari lalu saya masih bertemu Almarhum,” ucap Yani.
Arianto diketahui mengajukan cuti kerja pada Selasa (10/6/2025) dan berangkat ke Surabaya pada Rabu (11/6/2025). Tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan sebelum keberangkatannya.
“Selasa kemarin almarhum masih aktif di kantor. Mengajukan izin untuk cuti. Tidak ada keluhan serius,” kata Yani.
Namun, di lingkungan kerja, almarhum sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada. Arianto juga sedang menjalani kontrol medis di RSUD Bontang sebelum cuti.
“Memang almarhum pernah menyampaikan kalau dadanya sakit. Tapi tak pernah terlihat lemah atau mengeluh berlebihan,” jelasnya.
Pihak keluarga saat ini sedang mengurus pemulangan jenazah dari Surabaya ke Bontang. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Bontang.
“Saya juga sudah mengabari Bu Wali Kota. Kami menunggu informasi selanjutnya dari keluarga di Surabaya,” pungkas Yani.
Kepergian Arianto menjadi kehilangan mendalam bagi internal Satpol PP Bontang. Selama ini, almarhum dikenal sebagai sosok yang berintegritas dan berdedikasi tinggi dalam penegakan perda. [ZI]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















