LAGA di Old Trafford berubah arah secara dramatis dalam 30 menit pertama. Leeds United tampil tajam dan efisien—dua kualitas yang jarang mereka perlihatkan musim ini—untuk menumbangkan Manchester United 2-1. Di balik hasil itu, ada dua gol cepat Noah Okafor, satu kartu merah krusial, dan penyelamatan di garis gawang yang menentukan.
Leeds datang tanpa beban, tetapi bermain dengan keberanian. Noah Okafor menjadi pembeda. Ia mencetak dua gol dalam setengah jam pertama, memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah yang tampak rapuh.
Manchester United sempat tersentak. Permainan mereka kehilangan ritme, sementara Leeds justru tampil semakin percaya diri.
Momentum pertandingan benar-benar berubah pada menit ke-56. Bek tengah Manchester United, Lisandro Martinez, diganjar kartu merah langsung setelah tinjauan VAR. Ia dinilai melakukan pelanggaran serius dengan menarik rambut striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin.
Insiden itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan. Calvert-Lewin menanggapi dengan nada tenang seusai laga.
“Saya merasa rambut saya ditarik, lalu saya sampaikan ke wasit. Keputusan ada di tangan wasit. Saya tidak menyimpan dendam,” ujarnya.
Meski bermain dengan 10 orang, Manchester United tidak sepenuhnya menyerah. Harapan sempat muncul pada menit ke-69 ketika Casemiro memperkecil ketertinggalan lewat sundulan, memanfaatkan assist ke-17 Bruno Fernandes musim ini.
Namun, tekanan di sisa waktu tidak cukup untuk membalikkan keadaan.
Di balik kemenangan Leeds, kontribusi Calvert-Lewin tak hanya di lini depan. Meski gagal memaksimalkan lima peluang, ia justru tampil krusial di lini belakang.
Pada menit-menit akhir, ia melakukan penyelamatan di garis gawang yang memastikan kemenangan timnya tetap terjaga.
“Saya hanya fokus pada momen itu. Beruntung saya berada di posisi yang tepat untuk menghalau bola. Itu semacam penebusan,” katanya.
Kemenangan ini memberi napas penting bagi Leeds. Mereka kini unggul enam poin dari zona degradasi, memperbesar peluang bertahan di Liga Inggris.
Namun, Calvert-Lewin menegaskan timnya tidak ingin terlena.
“Mudah untuk merayakan kemenangan di sini, tapi yang terpenting adalah posisi di akhir musim. Kami fokus satu pertandingan demi satu,” ujarnya.
Di kubu tuan rumah, kekalahan ini menyisakan persoalan lebih besar. Selain kehilangan poin, Manchester United juga harus menghadapi krisis di lini belakang.
Lisandro Martinez dipastikan absen dalam tiga pertandingan ke depan akibat skorsing. Situasi ini menjadi tantangan serius jelang laga tandang menghadapi Chelsea. [GOAL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















