• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Cakupan Imunisasi Bontang Baru 38 Persen, Wawali Bontang: Jangan Anggap Remeh Campak!

Suriadi Said by Suriadi Said
7 Oktober 2025 | 07:52
Reading Time: 2 mins read
0
Cakupan Imunisasi Bontang Baru 38 Persen, Wawali Bontang: Jangan Anggap Remeh Campak!

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris. Foto Fahrul Razi

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Cakupan imunisasi di Kota Bontang masih jauh dari target. Hingga September 2025, hanya 38,26 persen atau sekira 1.212 anak yang sudah mendapat imunisasi. Padahal, target nasional dari Kementerian Kesehatan menuntut capaian minimal 95 persen.

Angka yang rendah ini membuat Pemerintah Kota Bontang harus bergerak cepat. Sebab, campak bukan penyakit sepele. Penularannya cepat dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

PILIHAN REDAKSI

Bayar Rp1,1 Miliar Cuma buat Bunga, PT LBB Bontang Gugat Balik Skema Utang di Pengadilan

Gara-Gara Bunga Mencekik, PT Laut Bontang Bersinar Terjebak Utang Rp2,9 Miliar yang Tak Pernah Berkurang

2 Juli 2026 | 21:02
Data IQAir 28 Juni 2026: Kualitas Udara Bontang Masuk Kategori Terbaik

Data IQAir 28 Juni 2026: Kualitas Udara Bontang Masuk Kategori Terbaik

28 Juni 2026 | 22:07

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menegaskan, penyebab utama rendahnya imunisasi bukan karena kurangnya layanan. Tapi, masih banyak warga yang keliru memahami vaksin.

“Masih banyak yang salah paham soal vaksin. Karena itu, pertemuan hari ini kami gunakan untuk berdiskusi dan mencari akar masalahnya,” ujar Agus dalam sosialisasi cakupan imunisasi, Senin (6/10) malam di Aula 3 Dimensi.

Menurutnya, campak tidak boleh dianggap enteng. Ia mencontohkan, 11 warga Bontang sempat positif campak, namun kini semuanya sembuh setelah mendapat penanganan cepat dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas.

“Alhamdulillah semua sudah sembuh. Tapi ini bukan berarti masalah selesai. Campak bisa muncul lagi kalau kita lengah,” tegas Agus.

Untuk mencegah penularan, Pemkot Bontang menggelar rapat koordinasi bersama seluruh RT dan sekolah. Sebab, anak-anak merupakan kelompok yang paling mudah tertular.

“Daya tahan tubuh mereka berbeda dengan orang dewasa. Selain itu, aktivitas mereka banyak di sekolah. Makanya ini jadi perhatian kita,” katanya.

Langkah lain yang tak kalah penting adalah edukasi soal vaksin. Pemerintah menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama (Kemenag), dan tenaga kesehatan sebagai narasumber sosialisasi.

“Kami ingin masyarakat yakin bahwa imunisasi itu aman dan halal. Kemenag sudah menegaskan, vaksin diberikan demi kesehatan, bukan sebaliknya. Jadi jangan ragu untuk vaksin,” tegasnya.

Agus juga mengingatkan bahwa setiap daerah berpotensi mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) jika tidak waspada. Bahkan, dua kasus campak saja sudah bisa masuk kategori KLB karena tingkat penularannya sangat tinggi.

“KLB itu bukan soal banyaknya kasus, tapi seberapa cepat dampaknya menyebar. Satu kasus saja bisa berbahaya kalau tidak segera ditangani,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kerja keras Dinas Kesehatan dan puskesmas yang terus aktif melakukan penelusuran serta edukasi kepada masyarakat.

“Yang penting sekarang, kita luruskan pemahaman, tingkatkan imunisasi, dan jaga anak-anak kita tetap sehat,” tegas Wawali Bontang, Agus Haris. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: BontangImunisasi Anak
Previous Post

Guru Mendominasi, Pemkot Samarinda Lantik 635 PPPK Tahap II Formasi 2024

Next Post

Pupuk Kaltim Porwada 2025: 55 Medali Emas dan Piala Bergilir Diperebutkan di Bontang

BACA JUGA

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Bayar Rp1,1 Miliar Cuma buat Bunga, PT LBB Bontang Gugat Balik Skema Utang di Pengadilan

Gara-Gara Bunga Mencekik, PT Laut Bontang Bersinar Terjebak Utang Rp2,9 Miliar yang Tak Pernah Berkurang

2 Juli 2026 | 21:02
Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

Insinerator Sampah Samarinda Beroperasi, Pangkas 160 Ton Beban TPA

2 Juli 2026 | 20:51
Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected Cerita Saksi Tabrakan Beruntun Truk Tangki di Balikpapan, Syok Lihat Korban Terseret

Fuel Tanker Crash in Balikpapan Leaves One Dead, Brake Failure Suspected

2 Juli 2026 | 20:44
Next Post
Pupuk Kaltim Porwada 2025: 55 Medali Emas dan Piala Bergilir Diperebutkan di Bontang

Pupuk Kaltim Porwada 2025: 55 Medali Emas dan Piala Bergilir Diperebutkan di Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23

Terbaru

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

Inflasi Kaltim Melonjak 3,20 Persen, Samarinda Paling Mahal

2 Juli 2026 | 23:24
Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

2 Juli 2026 | 23:09
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

2 Juli 2026 | 22:07
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved