• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 6, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kaltim

Bukan Anti-Sedekah, Ini Alasan Pemkab Kutim Larang Pemberian Uang ke Gepeng

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Januari 2026 | 11:21
Reading Time: 2 mins read
0
Fenomena Badut Jalanan Marak, Pemkab Kutim Minta Warga Lebih Bijak Bersedekah Bukan Anti-Sedekah, Ini Alasan Pemkab Kutim Larang Pemberian Uang ke Gepeng

Dinas Sosial Kutim mulai memasang papan imbauan larangan memberi uang kepada gelandangan dan pengemis, khususnya di persimpangan jalan dan titik-titik ramai yang kerap dilalui kendaraan.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA – Persimpangan jalan di Sangatta, Kutai Timur (Kutim) kerap menjadi panggung bagi anak jalanan, badut, manusia silver, hingga gelandangan dan pengemis. Sebagian berdiri dengan tangan terulur.

Sebagian lain beraksi di tengah lalu lintas. Pemandangan itu, dari waktu ke waktu, masih menjadi persoalan sosial yang belum sepenuhnya selesai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

PILIHAN REDAKSI

Fenomena Badut Jalanan Marak, Pemkab Kutim Minta Warga Lebih Bijak Bersedekah Bukan Anti-Sedekah, Ini Alasan Pemkab Kutim Larang Pemberian Uang ke Gepeng

Fenomena Badut Jalanan Marak, Pemkab Kutim Minta Warga Lebih Bijak Bersedekah

28 Januari 2026 | 16:48
Pengemis Anak Marak di Pangkep, Satpol PP: Kami Razia Setiap Hari, tapi Mereka Lebih Cerdik

Pengemis Anak Marak di Pangkep, Satpol PP: Kami Razia Setiap Hari, tapi Mereka Lebih Cerdik

25 Juni 2025 | 21:31

Masalahnya bukan semata pada keberadaan mereka. Ada satu mata rantai yang membuat fenomena ini terus berulang: rasa iba masyarakat yang berujung pada pemberian uang di jalanan.

Kepala Dinas Sosial Kutai Timur, Ernata Hadi Sujito, tak menampik hal tersebut. Menurutnya, selama masih ada yang memberi, aktivitas itu akan terus hidup dan berkembang.

“Banyak yang memberi karena kasihan. Tapi tanpa disadari, itu justru membuat mereka bertahan dan kembali ke jalan,” ujar Ernata, Rabu (21/1/2026).

Sebagai langkah preventif, Dinas Sosial Kutim mulai memasang papan imbauan larangan memberi uang kepada gelandangan dan pengemis, khususnya di persimpangan jalan dan titik-titik ramai yang kerap dilalui kendaraan.

Langkah ini bukan tanpa dasar. Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penanganan dan Pemberdayaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Dalam perda itu, tidak hanya diatur larangan, tetapi juga sanksi bagi pihak yang melanggar.

“Ini bukan kebijakan tiba-tiba. Ada payung hukumnya,” tegas Ernata.

Hasilnya, menurut dia, mulai terlihat. Setelah imbauan dipasang, jumlah gelandangan dan pengemis yang beraktivitas di jalanan perlahan menurun.

“Dampaknya cukup signifikan. Sekarang jauh berkurang dibanding sebelumnya,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Sosial Kutim rutin menggelar razia hingga dua kali dalam sebulan. Tujuannya jelas: menekan keberadaan gepeng dan menjaga wajah ibu kota kabupaten yang terus berbenah.

Namun hasil razia dinilai belum maksimal. Mereka yang terjaring kerap kembali muncul beberapa waktu kemudian.

“Dirazia hari ini, bulan depan muncul lagi. Polanya selalu berulang,” ungkap Ernata.

Kondisi itulah yang mendorong pemerintah daerah beralih ke pendekatan pencegahan, dengan menekan faktor utama yang membuat aktivitas tersebut terus berlangsung.

Ernata menegaskan, imbauan ini bukan untuk mematikan kepedulian sosial masyarakat. Pemerintah justru ingin mengarahkan agar bantuan disalurkan dengan cara yang lebih tepat sasaran.

“Kami tidak melarang orang untuk bersedekah. Tapi jangan di jalan. Salurkan ke lembaga resmi, panti asuhan, atau bantu tetangga sekitar yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Dengan cara itu, bantuan tidak hanya memberi rasa iba sesaat, tetapi juga memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi penerimanya.

Pemkab Kutai Timur berharap, kesadaran kolektif masyarakat bisa tumbuh. Jalanan menjadi lebih tertib. Kota menjadi lebih manusiawi. Dan kepedulian sosial tetap hidup—dengan cara yang benar. (RE)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: GelandanganPengemis
Previous Post

Buron sejak 2024, Kejari Balikpapan Bekuk DPO Kasus Ancaman Senjata Api

Next Post

Tiga Tahun Beraksi, Oknum Sales Motor Diduga Tipu Puluhan Konsumen hingga Rp300 Juta

BACA JUGA

Kementerian PUPR Tinjau Lahan 8 Hektare di Sangatta, Sekolah Rakyat Kutim Menunggu Tiga Syarat Ini

Kementerian PUPR Tinjau Lahan 8 Hektare di Sangatta, Sekolah Rakyat Kutim Menunggu Tiga Syarat Ini

6 April 2026 | 18:07
Wabup Kutim Buktikan Hematnya Kendaraan Listrik: Sangatta–Balikpapan Cuma Rp300 Ribu, Setengah Harga BBM

Wabup Kutim Buktikan Hematnya Kendaraan Listrik: Sangatta–Balikpapan Cuma Rp300 Ribu, Setengah Harga BBM

6 April 2026 | 17:57
BPK Kaltim Selidiki Kewajaran Laporan Keuangan Pemkab Kutim 2025

BPK Kaltim Selidiki Kewajaran Laporan Keuangan Pemkab Kutim 2025

6 April 2026 | 17:52
Kutim Genjot Akurasi Data, 1.080 Data Belum Ter-input Akses Internet di Kutim Diperluas, Fasilitas Publik jadi Prioritas Utama Kutim Gencarkan Literasi Digital untuk Tangkal Hoaks

Kutim Genjot Akurasi Data, 1.080 Data Belum Ter-input

6 April 2026 | 16:39
12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, Koorwil BGN Masih 'Membisu'

12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, IPAL Tak Standar, Koorwil BGN Masih ‘Membisu’

6 April 2026 | 15:36
11 Kg Sabu Gagal Beredar di Kaltim, Dua Kurir Diamankan saat Terjebak Macet di Pasar Sangatta

11 Kg Sabu Gagal Beredar di Kaltim, Dua Kurir Diamankan saat Terjebak Macet di Pasar Sangatta

6 April 2026 | 13:43
Next Post
Tiga Tahun Beraksi, Oknum Sales Motor Diduga Tipu Puluhan Konsumen hingga Rp300 Juta

Tiga Tahun Beraksi, Oknum Sales Motor Diduga Tipu Puluhan Konsumen hingga Rp300 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

4 April 2026 | 16:33
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Kementerian PUPR Tinjau Lahan 8 Hektare di Sangatta, Sekolah Rakyat Kutim Menunggu Tiga Syarat Ini

Kementerian PUPR Tinjau Lahan 8 Hektare di Sangatta, Sekolah Rakyat Kutim Menunggu Tiga Syarat Ini

6 April 2026 | 18:07
Wabup Kutim Buktikan Hematnya Kendaraan Listrik: Sangatta–Balikpapan Cuma Rp300 Ribu, Setengah Harga BBM

Wabup Kutim Buktikan Hematnya Kendaraan Listrik: Sangatta–Balikpapan Cuma Rp300 Ribu, Setengah Harga BBM

6 April 2026 | 17:57
BPK Kaltim Selidiki Kewajaran Laporan Keuangan Pemkab Kutim 2025

BPK Kaltim Selidiki Kewajaran Laporan Keuangan Pemkab Kutim 2025

6 April 2026 | 17:52
Bankeu Kaltim Disetop, Nasib Proyek Antibanjir Bontang Terancam Mangkrak Danau Kanaan Disulap jadi Wisata dan Pengendali Banjir, Proyek Rp267 Miliar Segera Dimulai

Bankeu Kaltim Disetop, Nasib Proyek Antibanjir Bontang Terancam Mangkrak

6 April 2026 | 16:48

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved