• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Bea Cukai Bontang Petakan Titik Rawan Perairan untuk Cegah Barang Ilegal

Suriadi Said by Suriadi Said
16 November 2025 | 21:13
Reading Time: 2 mins read
0
Bea Cukai Bontang Petakan Titik Rawan Perairan untuk Cegah Barang Ilegal Murah tapi Berisiko, Ini Alasan Bea Cukai Bontang Larang Pakaian Bekas Impor

Kepala Kantor Bea Cukai Bontang, Tri Haryono Suhud

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Laut yang tenang sering kali menipu. Di balik ombak yang terlihat jinak, perairan Bontang menyimpan potensi ancaman. Jalur laut yang sibuk ini kerap dibidik sebagai pintu masuk berbagai barang ilegal.

Menangkap sinyal itu, Bea Cukai Bontang bergerak cepat. Mereka memetakan titik-titik rawan untuk memperketat pengawasan.

PILIHAN REDAKSI

Dominasi Perairan Hambat Ekspansi, Bontang Minta Perluasan Wilayah Darat Belum Kantongi Izin Ruang Laut, 11 Home Stay di Atas Laut Bontang Kuala Terancam Penertiban

Dominasi Perairan Hambat Ekspansi, Bontang Minta Perluasan Wilayah Darat

12 Februari 2026 | 22:03
Langgar Tata Ruang dan Perizinan, Pembangunan Batching Plant di Bontang Dihentikan PMII Kaltim Tolak Batching Plant di Bontang, Dinilai Ancaman Lingkungan dan Keselamatan Sekolah

PMII Kaltim Tolak Batching Plant di Bontang, Dinilai Ancaman Lingkungan dan Keselamatan Sekolah

1 Februari 2026 | 16:11

Kepala Kantor Bea Cukai Bontang, Tri Haryono Suhud, memastikan pemetaan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada Barang Kena Cukai (BKC) ilegal, seperti rokok dan minuman beralkohol, tetapi juga komoditas berisiko tinggi lainnya.

Tumbuhan dan satwa dilindungi. Barang berbahaya. Pakaian bekas. Hingga narkoba. “Sebagai community protector, semua titik rawan di perairan Bontang sudah kami petakan,” ujar Tri, Sabtu (15/11/2025). “Pengawasan kami mencakup BKC ilegal, komoditas berisiko tinggi, hingga narkotika.”

Bea Cukai Bontang tidak berjalan sendiri. Koordinasi rutin dilakukan dengan kantor Bea Cukai lainnya. Selain itu, pengawasan diperkuat melalui sinergi bersama TNI, Polri, Kejaksaan, dan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sinergi ini penting. Mempercepat deteksi. Memperkuat penindakan.

Salah satu contohnya ialah operasi bersama BNN Kota Bontang. Fokusnya: pengawasan peredaran rokok elektrik atau vape yang diduga mengandung narkotika.

“Kegiatan seperti ini rutin kami lakukan untuk memastikan Bontang tetap bersih dari aktivitas ilegal,” jelas Tri.

Tri menegaskan bahwa pengawasan tidak berhenti pada penindakan. Langkah preventif juga digencarkan. Edukasi diberikan kepada masyarakat. Mulai dari pusat penjualan, konsumen, sekolah, hingga sektor perbankan.

“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi,” ucapnya. “Masyarakat perlu mengetahui mana barang yang legal dan mana yang berisiko bagi kesehatan, keamanan, dan lingkungan.”

Setiap laporan masyarakat, kata Tri, selalu diterima dengan serius. “Semua laporan pasti kami verifikasi dan tindak lanjuti,” tegasnya.

Bea Cukai menyadari bahwa pengawasan tidak bisa dilakukan sendiri. Peran publik sangat menentukan. Warga dapat melaporkan dugaan penyelundupan, baik yang terjadi di darat maupun laut.

“Kami membuka ruang bagi siapa pun untuk menyampaikan informasi,” kata Tri.

Melalui pemetaan titik rawan, penguatan kerja sama, serta dukungan masyarakat, Bea Cukai Bontang berkomitmen menjaga keamanan daerah. Upaya ini bertujuan melindungi publik dari ancaman barang ilegal yang dapat merusak ekonomi dan membahayakan kesehatan.

Sinergi aparat. Kesadaran masyarakat. Dua hal ini menjadi kunci menjaga perairan Bontang tetap aman. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Bea Cukai BontangBontang
Previous Post

Ekonomi Kutim Tembus 10 Persen, Pemerataan Masih jadi Pekerjaan Rumah

Next Post

Kisah Heroik Bripda Kausar: Terjun Tanpa Ragu Selamatkan Remaja di Pangkep

BACA JUGA

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

7 Pengendara Ditilang, Polres Bontang Tertibkan Knalpot Brong

4 Maret 2026 | 05:41
Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

Pupuk Kaltim Dukung Bazar Ramadan Baiturrahman 1447 H, 124 UMKM Ramaikan Ekonomi Bontang

4 Maret 2026 | 05:34
Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

Rp24 Miliar Disiapkan, Pegiat Agama di Bontang bakal Dapat Insentif Rp2 Juta per Bulan

3 Maret 2026 | 23:20
Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

Subuh Berjamaah di Masjid Terapung, Wawali Bontang Ajak Warga Makmurkan Masjid dan Perkuat Gotong Royong

3 Maret 2026 | 23:09
Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

Viral Dugaan Penimbunan Elpiji 3 Kg di Muara Badak, Ini Hasil Pengecekan Polisi di Lapangan

3 Maret 2026 | 22:00
Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

Pegawai Disporapar-Ekraf Bontang Patungan Rp20 Juta, Salurkan 88 Paket Bantuan untuk Warga Sekitar

3 Maret 2026 | 19:15
Next Post
Kisah Heroik Bripda Kausar: Terjun Tanpa Ragu Selamatkan Remaja di Pangkep

Kisah Heroik Bripda Kausar: Terjun Tanpa Ragu Selamatkan Remaja di Pangkep

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

PPPK Penuh Waktu Pangkep Dijamin Terima THR 2026

28 Februari 2026 | 21:59
Abisar, Bocah 11 Tahun di Bontang Korban Gigitan Buaya: Tanpa BPJS, Terabaikan Sistem Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

Diterkam Buaya saat Bermain, Bocah 11 Tahun di Bontang Selamat Berkat Heroisme Warga

28 Februari 2026 | 18:58
THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu! Pangkep Susun Langkah Besar: Perbaikan Jalan, Pendidikan, dan Sampah jadi Prioritas

THR ASN Pangkep Rp35 Miliar Siap, Bupati MYL: Tunggu Juknis Pusat Dulu!

28 Februari 2026 | 19:07
Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

Persiba Balikpapan vs PSIS Semarang: Imbang 0-0, Gol Dianulir VAR

2 Maret 2026 | 05:58
TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya WFH ASN Kutim Berlaku Maret 2026, Ini Jadwal dan Ketentuannya Tak Bisa Sembarangan, Begini Aturan Poligami bagi PNS Kaltim Raih Tiga Penghargaan BKN Award 2023 Sekaligus

TPP ASN Kutim Anjlok dari Rp4,5 Juta ke Rp1,6 Juta, Ini Penyebabnya

28 Februari 2026 | 21:49

Terbaru

Stok BBM Nasional Aman, Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Cadangan 90 Hari Harga BBM Turun di Kaltim per 1 Mei 2025 Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Juni 2024, Mulai dari Pertalite hingga Pertamax

Stok BBM Nasional Aman, Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Cadangan 90 Hari

4 Maret 2026 | 10:31
Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah 4.149 Marbot di Kaltim Masuk Daftar Penerima Umrah Gratis, Anggaran Tembus Rp33 Miliar Daftar Nama Marbot dan Penjaga Rumah Ibadah di Kutim yang Diberangkatkan Umrah dan Perjalanan Religi Arab Saudi Ultimatum Jemaah Umrah: Pulang sebelum 29 April atau Penjara Bus Jemaah Umrah WNI Kecelakaan di Arab Saudi, 6 Orang Meninggal Dunia

Konflik Iran–Israel Memanas, Kemenhaj Kaltim Imbau Calon Jemaah Tunda Umrah

4 Maret 2026 | 10:25
Persija Gagal Menang, Borneo FC Samarinda Samakan Skor pada Menit 90+4

Persija Gagal Menang, Borneo FC Samarinda Samakan Skor pada Menit 90+4

4 Maret 2026 | 05:59
Dipicu Cekcok Janji Nikah, Kakek 80 Tahun di Samarinda Diduga Bunuh Kekasih

Dipicu Cekcok Janji Nikah, Kakek 80 Tahun di Samarinda Diduga Bunuh Kekasih

4 Maret 2026 | 05:48

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved