Pranala.co, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama DPRD resmi menyetujui Rancangan Perubahan APBD 2025 dalam Rapat Paripurna, masa persidangan III tahun 2025. Rapat digelar di ruang utama Kantor DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Selasa (30/9) malam.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa perubahan APBD tahun ini bukan sekadar administratif.
“Rapat paripurna ini momentum penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan akuntabel. Setiap rupiah dalam APBD adalah amanah rakyat yang wajib dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Penyesuaian anggaran dilakukan untuk menjawab kebutuhan warga di tengah tekanan ekonomi dan dinamika pembangunan kota.
Dari total Rp5,85 triliun, APBD 2025 mengalami pemangkasan Rp50,2 miliar, sehingga menjadi Rp5,80 triliun. Meski demikian, pendapatan daerah justru naik Rp165,3 miliar, didorong oleh peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan transfer dari pemerintah pusat.
Revisi ini dipicu sejumlah faktor. Antara lain; target pendapatan yang belum tercapai; temuan BPK terkait SiLPA 2024; arahan presiden untuk efisiensi belanja; hingga kebutuhan mendesak di lapangan
Sementara untuk sisi belanja daerah: Belanja operasi turun Rp42 miliar; Belanja modal naik Rp26,8 miliar untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik; dan Belanja tidak terduga turun Rp35 miliar agar sesuai prioritas
Menurut Andi Harun, penyesuaian APBD difokuskan untuk mempercepat visi Samarinda menuju kota metropolitan yang inklusif dan kompetitif.
“Kami ingin memastikan pembangunan tetap optimal, dari penanganan banjir, pelayanan pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan investasi,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama oleh perangkat daerah dan masyarakat agar anggaran lebih efisien dan tepat sasaran.
Sebelumnya, seluruh fraksi DPRD Samarinda telah menyampaikan pandangan akhir. Mereka menyatakan menerima dan menyetujui Raperda.
Para wakil rakyat juga mengapresiasi kinerja Pemkot Samarinda, mencatat prestasi dan penghargaan dari pemerintah pusat sebagai bukti nyata. Mereka menegaskan dukungan untuk terus bersinergi demi kelanjutan pembangunan dan kesejahteraan warga.
“Dengan sinergi bersama, kita bisa menjadikan APBD sebagai instrumen pembangunan yang terukur dan berorientasi hasil,” tegas Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















