3 Ribu Anggota Pemuda Pancasila Awasi Praktik Politik Uang di Pilkada Bontang

  • Whatsapp
Pengurus Pemuda Pancasila Kota Bontang saat mengelar jumpa pers. [Muhammad Budi Kurniawan/Pranala.co]

PRANALA.CO, Bontang – Fenomena yang selalu mengemuka, tak terkecuali di tahun politik adalah hadirnya politik uang sebagai bagian pelaksanaan pesta demokrasi. Politik uang merupakan salah satu musuh utama dalam setiap penyelenggara pesta demokrasi, tak terkecuali di Pilkada Bontang, 9 Desember nanti.

Pemuda Pancasila Kota Bontang, Kalimantan Timur pun berinisiatif membentuk tim Anti Money Politik alias Politik Uang. Ini bertujuan agar kondusivitas perhelatan pesta demokrasi di Bontang berjalan damai.

Bacaan Lainnya

Ketua 1 Pemuda Pancasila Bontang, Aminullah menjelaskan, pembentukan tim Anti Money Politik ini merupakan langkah pengurus Pemuda Pancasila usai menggelar pertemuan internal.  Nantinya akan memantau di semua lini hingga tingkat Rukun Tetangga (RT).

“Kami ingin pilkada Bontang ini dapat berjalan dengan baik dan sehat. Untuk itu kami bentuk tim Anti Money Politik ini, guna dapat memantau jalannya pilkada agar berjalan dengan damai,” tegas Ketua 1 PP, Aminullah saat mengelar konpersi press di Markas MPC Pemuda Pancasila Bontang Kamis (26/11).

Dugaan adanya indikasi praktik politik uang saat mendekati hari pencoblosan 9 Desember diakuinya berhembus kencang. Ini juga menjadi langkah antisipasi pihaknya menangkal praktik “haram” tersebut. Jangan sampai mencederai nilai suci demokrasi.

“Menerima kabar itu, kami bersama pengurus yang lain sepakat turun langsung untuk memantau aktivitas para masing-masing tim paslon selama masa kampanye ini,” ucapnya.

Setali tiga uang. Sekretaris Komandan inti (Koti) Pemuda Pancasila Bontang, Meggi menegaskan jika pihaknya sudah mengkoordinasikan seluruh anggota PP Bontang. Mulai dari  anggota PP Bontang dari MPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), dan anak-anak ranting di setiap RT, agar dapat terus memantau jika menemukan adanya politik uang.

“Kami akan kerahkan sekira 3 ribu anggota kami yang siap mengawal jalannya pilkada ini. Nantinya jika terdapat temuan kegiatan politik uang, kami akan teruskan ke Bawaslu Bontang untuk ditindaklanjuti,” jelas Meggi.

Dia juga berharap terbentuknya tim Anti Money Politik ini, dapat membantu tugas Bawaslu dalam mencegah adanya politik uang di Pilkada Kota Bontang khususnya menjelang penncoblosan.

Bahkan, jelang hari pencoblosan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada anggota PAC dan anak ranting untuk melakukan pemantauan dari pagi hingga malam secara bergantian. Serta melaporkan jika menemukan adanya money politik.

 

 

[bud]

Pos terkait