2 Ribuan Warga Masuk Bontang, Terbanyak dari Samarinda

Petugas gabungan Kota Bontang memeriksa suhu tubuh pengendara yang hendak masuk ke Bontang di Tugu Selamat Datang, 8 April lalu.

PENJAGAAN akses mobilisasi kendaraan di Tugu Selamat Datang Kota Bontang, Kalimantan Timur selama sebulan memang sudah berakhir. Wacana melanjutkan pun bakal ada, sebab pandemi Corona masih belum reda.

Meminjam data Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, sejak awal April diberlakukan, ada ribuan orang dari 66 daerah terdata masuk ke Bontang. Warga dari Kaltim 1,651 orang. Sementara dari luar Kaltim 337 orang.

Kepala Dishub Bontang, Kamilan memprediksi hingga saat ini angka terus bertambah. Diperkirakan lebih dari 2 ribu orang masuk ke Kota Bontang. Warga Samarinda duduk di peringkat teratas pada data warga luar kota yang masuk ke Bontang periode 8 April – 4 Mei 2020.

“Sebanyak 940 warga Samarinda terdata di Posko Pembatasan Akses Masuk Pencegahan Covid-19 Kota Bontang,” kata Kamilan.

Lalu, 275 dari Balikpapan, dari Sangatta 258, Surabaya 86, Tenggarong ( 60 ), Yogyakarta ( 50 ), Jakarta ( 33 ) dan berbagai daerah lainnya.

Dari data terakhir diterima, ribuan warga yang masuk ke Bontang berasal dari 66 kabupaten/kota, baik dari luar dan dalam wilayah Kaltim tercatat di Posko Terpadu Tugu Selamat Datang.

Menurutnya upaya screening tahap awal yang dilakukan di Tugu Selamat Datang terbukti membantu Tim Gugus Covid-19 Kota Bontang. Setidaknya dalam hal tracing apabila di lapangan ditemukan dugaan penyebaran virus.

Lalu, disinggung soal apakah pos tersebut diperpanjang atau tidak. Kamilan mengaku harus menggelar rapat koordinasi dulu. Rapat ini melibatkan sejumlah pihak. Di antaranya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dishub, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Diskes), Komisi III DPRD Bontang, dan Satpol PP.

Empat titik pos penjagaan tersebut terletak di Tugu selamat Datang, Simpang 3 Jalan Brigjen Katamso, Simpang 4 Bontang Baru, dan Simpang 3 Bukit Kusnodo. Di Tugu Selamat Datang, penjagaan diberlakukan mulai pukul 09.00 Wita hingga 00.00 dini hari.

Setiap pengendara bakal dicek suhu tubuhnya oleh petugas menggunakan infrared thermometer atau termometer tembak. Pengendara wajib mengenakan masker bila ingin melalui pos tanpa hambatan. Tak ada masker, siap-siap diminta putar balik. (*)

More Stories
Antisipasi Kenaikan Iuran BPJS, Rumah Sakit Tipe D Ditarget Rampung Desember