LANGKAH kaki Ardiansyah dan Khalisa Khayra Ummah tampak mantap saat nama mereka diumumkan sebagai yang terbaik. Pasangan dari SMAN 2 Bontang ini resmi menyandang gelar Juara I Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Bontang 2026.
Di pundak mereka kini ada tanggung jawab besar untuk menjadi tameng dan kompas moral bagi teman-teman sebayanya di era digital.
Ajang bergengsi yang berlangsung di SLBN Bontang, Kamis (25/6/2026), menjadi panggung pembuktian kreativitas dan pemahaman hukum generasi muda. SMAN 2 Bontang tampil dominan dalam kompetisi ketat tahun ini.
Kompetisi tahun ini berjalan sangat ketat dengan selisih poin yang tipis. Ardiansyah dan Khalisa sukses mengunci posisi puncak setelah mengumpulkan total nilai 271.
Dominasi SMAN 2 Bontang semakin kuat setelah pasangan Ardhia Pramesti Regita Cahyani dan Zovi Altha Mirano mengamankan Juara II dengan raihan nilai 269.
Sementara itu, posisi Juara III diraih oleh utusan SMAN 1 Bontang, Muhammad Fadhli dan Syaima Atiqah Fathina Anwar, yang mengantongi nilai 268.
Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kejaksaan Tinggi Kaltim ini memang dirancang bukan sebagai seremonial belaka. Ada keresahan nyata yang ingin dijawab melalui kompetisi ini.
Kepala Subbagian Perencanaan dan Program Disdikbud Kaltim, Sugianto, menyebut pesatnya teknologi bak pisau bermata dua bagi pelajar. Tanpa pemahaman hukum yang kuat, anak muda rentan terjerumus dalam pelanggaran digital.
"Kami ingin para Duta Pelajar Sadar Hukum ini menjadi agent of change. Mereka harus mampu menularkan budaya taat hukum di sekolah maupun lingkungan rumah," ujar Sugianto, mewakili Kepala Disdikbud Kaltim.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Kaltim, Basri Hatimbulan, menegaskan pentingnya aksi nyata di lapangan. Menurutnya, pelopor hukum dari kalangan pelajar jauh lebih efektif merangkul anak muda.
"Mereka diharapkan menjadi contoh nyata. Mengajak generasi muda untuk disiplin, bertanggung jawab, dan yang terpenting menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum," tegas Basri.
Tantangan berikutnya sudah menanti di depan mata. Para pemenang terbaik dari Kota Taman ini akan langsung bersiap membawa nama daerah ke Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum Tingkat Kaltim 2026. [RE]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















