Pranala.co, KUDUS – Persiba Balikpapan datang ke Kudus dengan beban sekaligus harapan. Laga tandang ini bukan pertandingan biasa.
Beruang Madu akan menantang Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan, Minggu (18/1/2026) petang. Duel ini menjadi sorotan karena menandai debut Leo Tupamahu sebagai pelatih kepala Persiba.
Tugasnya tidak ringan. Persiba sedang terluka. Manajemen Persiba menunjuk Leo Tupamahu untuk menggantikan Mochammad Nasuha. Keputusan itu diambil setelah rangkaian hasil buruk yang dialami Lorensius Sabda dan kawan-kawan.
Pergantian pelatih diharapkan menjadi titik balik. Namun ujian langsung datang. Persiba harus bermain di kandang lawan. Persiku bukan lawan sembarangan.
Pertandingan ini dinilai sangat penting. Bukan hanya soal gengsi, tetapi juga posisi di klasemen.
Kedua tim sama-sama mengoleksi 11 poin. Persiba berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Grup 2. Persiku Kudus membuntuti tepat di bawahnya, di posisi kedelapan.
Siapa yang menang, berpeluang naik satu tingkat. Siapa yang kalah, harus siap terjebak di papan bawah. Asisten pelatih Persiba, Yus Arfandy, menegaskan arti penting laga ini.
“Ini pertandingan yang sangat penting karena poin kami sama. Kami berharap pemain fokus, disiplin, dan menjalankan rencana permainan dengan baik untuk mencuri poin,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Tantangan Persiba kian berat. Tuan rumah sedang percaya diri. Pada laga sebelumnya, Persiku Kudus tampil meyakinkan. Mereka menundukkan Persipal FC dengan skor 3-1. Kemenangan itu mengangkat moral Laskar Muria.
Stadion Wergu Wetan pun dipastikan bergelora. Meski dihadapkan pada situasi sulit, Persiba punya satu modal penting. Rekor pertemuan.
Pada putaran pertama di Stadion Batakan, Persiba tampil perkasa. Persiku dihajar tiga gol tanpa balas. Skor 3-0 masih segar di ingatan. Namun sepak bola selalu bicara soal hari ini, bukan kemarin.
Tim pelatih Persiba menekankan satu hal. Konsistensi. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Manajemen berharap para pemain tampil solid sepanjang 90 menit. Tidak kehilangan fokus. Tidak panik.
“Kami ingin menunjukkan performa terbaik dan menjaga konsistensi permainan selama pertandingan,” tambah Arfandy.
Kemenangan di Kudus akan menjadi sinyal kuat. Bukan hanya untuk klasemen, tetapi juga untuk mengembalikan kepercayaan suporter terhadap pelatih anyar mereka. (SON)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















