BALIKPAPAN, Pranala.co – Julukan “Paru-Paru Dunia” bagi hutan Kalimantan Timur (Kaltim) bukan sekadar predikat. Hutan di Benua Etam merupakan mesin oksigen raksasa yang menopang kehidupan, penyeimbang iklim global, sekaligus benteng alami melawan krisis lingkungan.
“Sebagai paru-paru dunia, kebanggaan ini membawa tanggung jawab besar kita semua,” ujar Gubernur KaltimRudy Mas’ud, saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan ratusan santri dalam silaturahmi Ramadan di Pondok Pesantren Hidayatullah Balikpapan, pekan lalu.
Menurut Gubernur yang akrab disapa Harum ini, sebagian besar wilayah Kaltim masih tertutup hutan. Ragamnya beragam, mulai hutan lahan kering primer dan sekunder, hutan mangrove, hutan rawa, hingga hutan tanaman.
“Meski kita menghadapi tantangan ekonomi, Kaltim tetap konsisten menjaga tutupan hutan jauh di atas standar nasional minimal 30 persen,” tegas Harum.
Luas wilayah Kaltim mencapai 127.346,92 km², menjadikannya salah satu provinsi terluas di Indonesia dan sekaligus lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Dari total luas tersebut, tutupan lahan berhutan pada 2024–2025 tercatat mencapai 62–63 persen, setara 7,88 hingga 7,9 juta hektare. Angka ini mencakup hutan alam, hutan lindung, dan hutan produksi.

“Setiap elemen bangsa, mulai korporasi, aktivis, hingga masyarakat, memiliki peran penting untuk memastikan setiap jengkal hutan tetap tegak berdiri,” imbuh Gubernur Kaltim.
Gubernur Kaltim menekankan pentingnya partisipasi generasi muda, termasuk santri, dalam pelestarian hutan. Menurutnya, menanam pohon bukan hanya aksi simbolis, tetapi bagian dari tanggung jawab kemanusiaan.
“Menanam satu pohon adalah tindakan iman, namun merawatnya hingga tumbuh besar adalah komitmen pada kemanusiaan,” ucapnya.
Dia berharap budaya menanam pohon bisa diterapkan di sekolah maupun pondok pesantren, sehingga gerakan ini menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar agenda tahunan atau seremonial belaka. (RIL/RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















