PRANALA.CO, Samarinda – Hasil survei terbaru dari lembaga survei Cyrus Network memperlihatkan bahwa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) nomor urut 2, Rudy Mas’ud-Seno Aji, meraih tingkat elektabilitas lebih tinggi dibanding petahana, pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi.
Meski pasangan Isran-Hadi masih unggul dalam hal popularitas, Rudy-Seno menunjukkan kenaikan signifikan dalam preferensi masyarakat Kaltim. Survei yang dilakukan Cyrus Network menunjukkan bahwa popularitas pasangan Rudy-Seno terus meningkat seiring berjalannya masa kampanye.
CEO Cyrus Network, Fadhli MR, mengungkapkan bahwa popularitas Rudy-Seno pada November 2024 telah mencapai 93,8 persen, hanya terpaut sedikit dari angka 96,8 persen yang dimiliki pasangan petahana Isran-Hadi.
“Dari segi popularitas, Rudy-Seno naik tajam dari September yang masih 79,7 persen, ke 87,3 persen di Oktober, hingga mencapai 93,8 persen di November ini. Tren ini positif bagi pasangan Rudy-Seno,” kata Fadhli di Samarinda, dikutip Kamis (14/11/2024).
Namun, dalam hal tingkat likeabilitas atau kesukaan masyarakat, tren Rudy-Seno semakin menarik perhatian. Pada bulan September, Rudy-Seno memiliki likeabilitas sebesar 71,8 persen, yang kemudian naik ke 79,2 persen di Oktober, dan mencapai angka 81,8 persen di bulan November.
Sebaliknya, tingkat kesukaan terhadap Isran-Hadi mengalami penurunan, dari 89,3 persen pada September, turun menjadi 86,8 persen di Oktober, dan mencapai 79,1 persen pada November.
Data survei yang lebih penting dalam menentukan peluang kemenangan adalah tingkat elektabilitas. Survei Cyrus Network menunjukkan bahwa elektabilitas Rudy-Seno pada November mencapai 54,2 persen, melampaui Isran-Hadi yang hanya memperoleh 43,7 persen.
Tren kenaikan elektabilitas Rudy-Seno terlihat cukup signifikan sejak September, ketika elektabilitasnya masih di angka 38,4 persen, lalu meningkat menjadi 44,8 persen di bulan Oktober, dan mencapai 54,2 persen di November.
Sebaliknya, elektabilitas Isran-Hadi terus mengalami penurunan dari 52,4 persen di September, menjadi 48,9 persen pada bulan Oktober, dan kembali turun ke 43,7 persen di November.
“Dalam rentang Oktober hingga November, elektabilitas petahana turun 5 persen, sementara penantangnya naik 10 persen. Ini juga didorong jumlah responden yang belum memutuskan pilihan, yang semakin berkurang,” jelas Fadhli.
Menurut hasil survei, pada September terdapat 9,2 persen responden yang belum menentukan pilihan, jumlah ini berkurang menjadi 6,3 persen di Oktober dan terus menurun hingga 2,1 persen di awal November.
Fadhli menjelaskan bahwa program-program kampanye Rudy-Seno yang menitikberatkan pada isu pendidikan dan kesehatan berhasil menarik minat masyarakat. “Kampanye yang dilakukan Rudy-Seno efektif, program-program yang mereka tawarkan juga relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” tambahnya.
Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di seluruh Kaltim antara 4 hingga 9 November 2024. Survei memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,89 persen.
Survei juga menemukan bahwa sebanyak 74,9 persen responden merasa mantap dengan pilihannya dan tidak akan mengubahnya, sementara 24,2 persen lainnya menyatakan kemungkinan masih bisa berubah. Hal ini menjadi tantangan bagi masing-masing pasangan calon untuk mempertahankan basis pemilih tetap dan meyakinkan para pemilih yang masih ragu. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1