PRANALA.CO, Bontang – Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, menjadi ramai, Senin (18/11/2024). Suasana layaknya hari pemilu nyata tersaji di lokasi ini, saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara sebagai bagian dari persiapan Pemilu Serentak 2024.
Pukul 07.00 WITA, simulasi dimulai dengan para peserta pemilih, yang berasal dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 06 Kelurahan Kanaan, berbondong-bondong “datang” ke TPS. Dengan total 498 pemilih terdaftar, suasana di TPS terasa nyata. Setiap tahapan, mulai dari pendaftaran hingga mencoblos, berjalan seperti hari pelaksanaan pemilu sesungguhnya.
Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly, membuka acara dengan apresiasi besar terhadap pihak-pihak yang berpartisipasi. Baginya, simulasi ini adalah langkah strategis untuk meminimalkan kesalahan teknis, terutama yang berkaitan dengan administrasi.
“Kesalahan pidana mungkin dapat dihindari, tetapi administrasi sering menjadi kendala. Simulasi ini adalah upaya kita memastikan kelancaran proses pemilu,” jelas Muzarroby.
Tak hanya sekadar formalitas, simulasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman nyata. Proses penghitungan suara yang dimulai pada sore hari, misalnya, memberikan gambaran jelas tentang dinamika yang mungkin terjadi pada hari-H.
Hermin, Sekretaris Kelurahan Kanaan yang mewakili lurah, menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Kelurahan Kanaan sebagai lokasi simulasi.
“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari persiapan pemilu ini. Semoga simulasi ini memberikan manfaat besar bagi semua pihak yang terlibat,” ungkap Hermin.
Acara ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk Kapolsek Bontang Barat Iptu Hadi Esmoyo, Komisioner KPU Kota Bontang Acis Maidy, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Bontang, dan ratusan warga yang turut hadir sebagai peserta pemilih.
Bagi warga yang hadir, simulasi ini bukan sekadar kegiatan teknis, tetapi juga menjadi ajang pembelajaran tentang pentingnya peran mereka dalam memastikan demokrasi berjalan dengan baik.
“Ternyata ada banyak proses detail di balik pemilu. Sebagai warga, saya merasa lebih paham dan siap untuk berpartisipasi nantinya,” ujar Rosmini, salah satu peserta.
Dengan berakhirnya simulasi ini, suasana optimisme semakin terasa. Semua pihak, mulai dari petugas KPPS hingga warga, menunjukkan kesungguhan untuk memastikan Pemilu Serentak 2024 berjalan lancar. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1