pranala.co – Pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long Nomor 1, sejak pagi sudah dipenuhi warga. Mereka mengikuti program vaksinasi dari pemerintah. Namun, kali ini mereknya bukan Sinovac seperti yang sudah-sudah. Tapi Moderna, produk asli dari negeri Paman Sam, Amerika Serikat.
Untuk Bontang sendiri vaksin ini sebenarnya untuk tenaga kesehatan (Nakes). 1.300 dosis vaksin yang disediakan, sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan. Gunanya untuk menjadi penambah daya ketahanan tubuh dari vaksin yang didapat sebelumnya. Apalagi, mereka menjadi garda terdepan menangani Covid-19.
Namun beberapa waktu lalu, 430 vial atau 6.450 dosis vaksin Moderna menyusul ke Bontang. Sebanyak 5z450 dosis akan diberikan kepada nakes.
“Seribu dosis vaksin diberikan untuk masyarakat biasa,” kata Adi Permana, Juru Bicara Satgas Covid-19 Bontang, ditemui di pendopo rumah jabatan Selasa (24/8).
Ada dua lokasi yang dijadikan tempat vaksinasi. Pertama di Pendopo Rumah Jabatan, satunya lagi di Kelurahan Berebas Tengah. Dari data Dinas Kesehatan Bontang, ada 1.700 yang harusnya mendapatkan vaksin ini. Namun, pemerintah hanya bisa menyalurkan 1.000. Artinya ada 700 orang untuk sementara belum mendapatkan vaksin.
Untuk pemberian dosis pertama ada 500 warga yang mendaftar. Jumlah itu terdata dari total 28 RT. Masing-masing RT mengirim perwakilan warga sebanyak 15 hingga 16 orang. Agar tidak menimbulkan kerumunan, vaksinasi dibagi 4 tahap. Satu tahap sebanyak 7 RT.
“Kami bagi 4 sesi, tapi kami imbau dan kolaborasi dengan RT untuk mengkoordinasi warganya harus standby 30 menit sebelum jadwalnya,” pungkasnya.
Koordinator Lapangan (Korlab) Vaksinasi Bontang Baru dr Gigi Heni Diah Yulianti menjelaskan, efektifitas Vaksin Moderna dijelaskan lebih besar dibandingkan Sinovac. Otomatis efek sampingnya pun lebih banyak Moderna
Efek samping yang dirasakan pascamenerima suntikan vaksinasi moderna beragam tergantung respon tubuh masyarakat. Heni menambahkan bagi masyarakat yang merasakan keluhan yang signifikan dapat langsung melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau tempat berobat terdekat.
“Keluhannya tangan menjadi lebih berat, pusing mual dan lain-lain, karena memang efeknya lebih besar Moderna,” tutupnya. (*)
















