Pranala.co, BONTANG – Warga Kota Bontang bersiap menyambut kemeriahan Bontang City Carnival (BCC) 2025 yang rencananya digelar Sabtu, 25 Oktober 2025, di Jalan Ahmad Yani.
Tahun ini, perayaan ulang tahun ke-26 Kota Bontang itu menjanjikan suasana lebih meriah, dengan rute baru dan peserta terbanyak sepanjang sejarah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan perubahan rute dilakukan agar pelaksanaan lebih tertib dan nyaman bagi peserta maupun penonton.
“Tahun lalu peserta berkumpul di kawasan Awang Long, depan kantor wali kota lama. Tahun ini titik kumpulnya pindah ke Jalan R Suprapto,” ujarnya, Sabtu (4/10).
Adapun lokasi star dimulai dari jembatan di tikungan Jalan Ahmad Yani hingga jembatan depan UD Tani.
“Satu jalur akan digunakan untuk peserta karnaval, sedangkan jalur lainnya difungsikan untuk parkir dan penonton,” jelas Abdu.
Antusiasme peserta tahun ini meningkat pesat. Hingga rapat terakhir 1 Oktober, tercatat 109 kelompok peserta dari berbagai sekolah, instansi, dan komunitas masyarakat. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan tahun lalu yang hanya sekitar 90 peserta.
“Pada 22 September lalu baru 80 grup yang mendaftar. Sekarang sudah 109, dan pendaftaran masih dibuka sampai 18 Oktober,” lanjut Safa.
Disdikbud Bontang saat ini masih berkoordinasi dengan kepolisian terkait rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan kegiatan agar arus kendaraan tetap lancar.
Bontang City Carnival tahun ini menjadi bagian utama dari Peringatan Hari Jadi ke-26 Kota Bontang. Acara ini menampilkan keragaman budaya lokal, kreativitas masyarakat, serta semangat kebersamaan warga pesisir dan industri yang menjadi ciri khas kota ini.
Urutan karnaval juga sudah disusun rapi. Barisan akan dibuka Marching Band Batalyon Arhanud 7/ABC, disusul panji-panji keberhasilan Kota Bontang, lalu defile karnaval dan pawai budaya yang menampilkan kostum tematik dari berbagai sekolah dan daerah.
Karnaval tahunan ini selalu menjadi magnet bagi ribuan warga. Sepanjang Jalan Ahmad Yani akan berubah menjadi panggung budaya terbuka, tempat masyarakat menikmati warna-warni kostum, musik, dan tarian dari berbagai etnis di Bontang.
Pemerintah Kota Bontang berharap ajang ini tak sekadar hiburan, tapi juga memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong sektor ekonomi kreatif.
“Bontang City Carnival adalah wujud kebanggaan kita bersama. Tahun ini kami ingin membuatnya lebih tertib, aman, dan tentu saja lebih meriah,” harap Kadisdikbud Bontang, Abdu Safa Muha. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















