BONTANG — Deru kendaraan roda dua yang melintas di depan Mako Polres Bontang, Jalan Bhayangkara, seketika melambat. Sorot mata para pengendara tertuju pada deretan petugas berseragam yang sigap memeriksa setiap kendaraan, Kamis (20/2/2025) sore.
Operasi Keselamatan Mahakam 2025 yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 17.00 WITA ini bukan sekadar razia rutin. Dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas dan memastikan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor di kota yang terus berkembang pesat ini.
Sebanyak 39 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari 20 anggota Satuan Lalu Lintas Polres Bontang, 2 petugas Jasa Raharja, 15 staf Bapenda, dan 2 personel Polisi Militer (POM). Dengan sinergi lintas instansi ini, operasi berjalan tertib dan terstruktur.
“Operasi ini kami lakukan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus mengedukasi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya mematuhi aturan berkendara,” ujar AKP Purwo di sela-sela kegiatan.
Selama satu jam operasi berlangsung, petugas memeriksa 1.194 unit kendaraan roda dua. Hasilnya, sebanyak 55 pelanggaran teridentifikasi, meliputi 9 pelanggaran terkait Surat Izin Mengemudi (SIM), 13 pelanggaran terkait Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 33 unit kendaraan yang terpaksa diamankan karena tidak dilengkapi kelengkapan administrasi.
Suasana di lokasi tidak hanya dipenuhi suara deru mesin yang melambat, tetapi juga percakapan antara petugas dan pengendara. Beberapa pengendara yang terjaring terlihat menunjukkan raut wajah cemas. Sementara yang lain tampak lega setelah dinyatakan lengkap dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.
“Kadang kita lalai, lupa memperpanjang SIM atau membawa STNK. Tapi operasi seperti ini mengingatkan kita untuk selalu tertib,” ujar Ridwan, salah satu pengendara yang diperiksa.
AKP Purwo menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Mahakam 2025 tidak berhenti di hari itu saja. “Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan aman. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tutupnya.
Dengan berakhirnya operasi sore itu, suasana jalan kembali normal. Namun, gema pesan keselamatan berlalu lintas yang disuarakan para petugas diharapkan terus terpatri di benak masyarakat Bontang, menjadikan jalanan lebih tertib dan aman bagi semua. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 1