• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kaltim

Potensi Pelanggaran Pilkada Bontang saat Pandemi, Mulai Data Pemilih hingga Politik Uang

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Juni 2020 | 14:40
Reading Time: 2 mins read
0
Potensi Pelanggaran Pilkada Bontang saat Pandemi, Mulai Data Pemilih hingga Politik Uang

Ilustasi. (Syaiful Amri)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Bontang dipastikan akan berlangsung Desember 2020. Tahapannya pun akan dijalani sesuai protokol kesehatan di tengah pandemi Virus Corona atau covid-19.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bontang mengingatkan sejumlah potensi pelanggaran jika Pilkada digelar di tengah pandemi Covid-19. Melalui pernyataan tertulisnya, Bawaslu menyebut persoalan itu mencakup pada data pemilih hingga politik uang.

PILIHAN REDAKSI

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

2 April 2026 | 07:50
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

Komisioner Bawaslu Bontang, Agus Susanto mengungkapkan 8 potensi pelanggaran saat Pilkada digelar di tengah Pandemi, di antaranya :

  1. Persoalan daftar pemilih yang kemungkinan tidak akurat jika dilakukan berbasis RT. Pengecekan daftar pemilih kalau secara normal semestinya dilakukan secara langsung atau ‘door to door’ agar lebih akurat. Hanya ketika ada keraguan baru dilakukan tatap muka. Ini potensi pendataan tidak akurat dan akan menjadi masalah.
  2. Pengadaan logistik pemilihan. Bagaimana, kesiapan perusahaan penyedia logistik pemilihan. Karena waktu pemilihan sudah dekat dan mepet. Kalau pun anggaran sudah siap, apakah perusahaan percetakan sudah siap. Bahan bakunya atau tenaga kerjanya sudah siap. Ini harus menjadi perhatian KPU
  3. Regulasi, prosedur dan tata cara pemilihan, khususnya pada saat pemungutan dan penghitungan suara. Bagaimana nanti kesiapan KPU menerapkan protokol kesehatan. Termasuk bagaimana antisipasi penambahan jumlah TPS karena penerapan social distancing.
  4. Verifikasi administrasi dan verifikasi faktual calon perseorangan yang kurang maksimal. Untungnya di Bontang tidak ada. Tapi bagaimana dengan daerah lain. Karena potensi adanya pengajuan sengketa pemilihan ketika ada calon perseorangan tidak lolos dalam verifikasi lantaran dilakukan daring.
  5. Bakal merebaknya politik uang. Kondisi ekonomi saat ini yang sedang tidak baik dan terpuruk, berpotensi dimanfaatkan calon untuk melakukan pelanggaran politik uang. Masyarakat pun tentu makin berharap adanya calon yang bisa memberikan uang. Istilah Nomor Piro Wani Piro (NPWP) berpotensi terjadi.
  6. Persoalan kesehatan dan keamanan baik bagi penyelenggara, masyarakat dan seluruh pihak lainnya. Ini harus menjadi perhatian bersama.
  7. Soal sarana prasarana kampanye. Apakah nanti kampanye yang direncakanan KPU dengan sistem daring bisa diterima oleh seluruh peserta pemilihan. Sebab kampanye dilakukan melalui daring akan menguntungkan petahana. Yang akan menjadi masalah, bagi pendatang baru atau calon baru yang harus kerja keras untuk bisa sosialisasi diri.
  8. Penyalahgunaan kekuasaan dari petahana. Seperti pengerahan ASN dan penyalahgunaan bantuan penanggulangan covid-19 untuk kepentingan politik pribadi sangat potensi terjadi. Meski sampai saat ini belum terjadi di Bontang, tapi ini menjadi catatan pengawasan Bawaslu.

Kapolres Bontang, AKBP Boyke menanggapi potensi pelanggaran Pemilihan tersebut. Menurutnya dalam kondisi seperti ini mau tak mau protokol kesehatan tetap paling utama.

“Harus tetap perhatikan protokol kesehatan. Sampai saat ini belum ada yang menyatakan kita bebas covid-19. Artinya penyelenggara dan Polri-Bawaslu, melaksanakan tugas di lapangan, tetapi perhatikan itu,” katanya kepada awak pewarta,.

Dalam tugasnya di lapangan pengawas juga diminta terus mengimbau masyrakat berkenaan dengan protokol kesehatan tersebut.

“Karena masalah covid bukan hanya penyelenggara Pemilu saja. Kalau ada pengumpulan masyarakat, protokol kesehatan harus dilaksanakan, Bawaslu mengimbau Polri memantau jalannya itu. Ini masalah covid. Ada klaster Pilkada nanti, susah kita,” ungkapnya. (*)

Tags: BawasluBontangKalimantan TimurPilkada Bontang
Previous Post

Kenapa Bikin SIM Harus Lolos Tes Psikologi?

Next Post

Sering Tidur Sekamar, Ayah di Kutai Timur Tega Cabuli Anak Tirinya selama Setahun

BACA JUGA

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

1 April 2026 | 20:24
Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan Kutim Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Hasil Rakornas 2026, Pemkab Kutim Kaji Program Perumahan hingga Sawit

Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan

1 April 2026 | 20:15
PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

1 April 2026 | 18:38
Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

1 April 2026 | 18:33
Dewan Soroti Belanja Modal Kutim, Transfer Rp485 Miliar Belum Terserap Optimal

Dewan Soroti Belanja Modal Kutim, Transfer Rp485 Miliar Belum Terserap Optimal

1 April 2026 | 16:28
69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim 454 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kaltim Kurun 2025 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kaltim Terus Meningkat

69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim

1 April 2026 | 09:02
Next Post
Sering Tidur Sekamar, Ayah di Kutai Timur Tega Cabuli Anak Tirinya selama Setahun

Sering Tidur Sekamar, Ayah di Kutai Timur Tega Cabuli Anak Tirinya selama Setahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

13 Anggota Kodim 0908 Bontang Naik Pangkat Periode April 2026

13 Anggota Kodim 0908 Bontang Naik Pangkat Periode April 2026

2 April 2026 | 12:41
Bontang Siapkan "Super Apps", Warga Bisa Pantau Kota Real Time Pakai Ponsel

Bontang Siapkan “Super Apps”, Warga Bisa Pantau Kota Real Time Pakai Ponsel

2 April 2026 | 11:01
Skema WFH ASN Balikpapan Rampung, Tinggal Teken Wali Kota WFH ASN Balikpapan Masih Tunggu Persetujuan Wali Kota WFH ASN Balikpapan Dievaluasi, Keberlanjutan Masih Dikaji Balikpapan Usulkan 1.000 Formasi PNS 2026, Guru dan Tenaga Kesehatan jadi Prioritas

Skema WFH ASN Balikpapan Rampung, Tinggal Teken Wali Kota

2 April 2026 | 10:49
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup

2 April 2026 | 10:40

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved