BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang di bawah kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris resmi akan menerapkan program Jam Wajib Belajar (WAJAR) sebagai salah satu prioritas dalam 100 hari kerja mereka. Program ini mengimbau seluruh orang tua untuk mendampingi anak belajar di rumah setiap pukul 19.00 hingga 21.00 WITA, dari Senin hingga Jumat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyatakan bahwa kebijakan ini akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) dan saat ini sedang dalam proses pengajuan ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Kalimantan Timur.
“Program 100 hari kerja ini akan lebih mudah kami jalankan karena akan dituangkan dalam Perwali dan nantinya diajukan ke Kanwil Kemenkumham Provinsi Kaltim,” ujar Neni, Rabu (12/3/2025).
Menurut aturan tersebut, setiap siswa wajib melaksanakan aktivitas belajar di rumah pada jam yang telah ditentukan, kecuali pada hari libur nasional atau libur akademik. Aktivitas belajar dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok, baik di rumah masing-masing maupun di lembaga bimbingan belajar.
Selain itu, siswa dilarang bepergian tanpa alasan jelas atau mengikuti kegiatan kelompok di luar aktivitas belajar. Pemkot Bontang menegaskan bahwa peran orang tua sangat krusial dalam memastikan anak-anak mereka memanfaatkan waktu belajar secara optimal.
Kelurahan Belimbing Dukung Penuh Program WAJAR
Mendukung program ini, Lurah Belimbing, Dwi Andriyani, mengimbau masyarakat agar ikut serta menyukseskan kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa WAJAR bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, meningkatkan kedisiplinan, dan menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar.
“Kami mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anak mereka belajar di rumah pada jam tersebut. Diharapkan lingkungan sekitar juga mendukung dengan mengurangi aktivitas yang dapat mengganggu konsentrasi belajar,” kata Dwi Andriyani.
Dwi menambahkan bahwa pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan ketua RT dan tokoh masyarakat untuk memantau implementasi program WAJAR di wilayah Belimbing. Kolaborasi dari berbagai pihak dianggap penting untuk menjadikan WAJAR sebagai kebiasaan positif di kalangan generasi muda.
“Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Bontang semakin meningkat,” tambahnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 1