PRANALA.CO, BONTANG – Ajang Bontang International Ultra Trail (BIUT) 2024 kembali memukau publik dengan menghadirkan pelari-pelari terbaik dari seluruh Indonesia dan mancanegara. Kompetisi yang berlangsung di medan menantang ini berhasil menciptakan momen bersejarah bagi dunia olahraga lari ultra trail di tanah air, Minggu 20 Oktober 2024.
Dalam kategori 60K Putra, Dedy Yusuf asal Lumajang menunjukkan performa luar biasa dengan meraih gelar juara pertama. Ia mencatat waktu impresif 07 jam 47 menit 36 detik, menegaskan posisinya sebagai salah satu pelari ultra trail terkemuka di Indonesia.
Wildan Yusuf dari Banyuwangi berhasil menyusul di posisi kedua dengan waktu 07 jam 47 menit 52 detik, hanya selisih 16 detik dari Dedy. Akhmad Nisar, pelari asal Bontang, menunjukkan ketangguhan dengan finis di posisi ketiga dalam waktu 07 jam 48 menit 06 detik, menandakan persaingan yang sangat ketat di antara para atlet terbaik.
Sementara itu, kategori 60K Putri menjadi milik Ruth Theresia asal Bekasi, yang mendominasi balapan dengan waktu 10 jam 30 menit 09 detik. Penampilannya yang cemerlang meninggalkan jauh para pesaingnya.
Di belakangnya, Fitria Sari dari Samarinda menempati posisi kedua dengan catatan waktu 11 jam 28 menit 48 detik, diikuti oleh Yustina Wardhani dari Bogor yang meraih tempat ketiga dengan waktu 11 jam 43 menit 33 detik.
Ketua Panitia BIUT 2024, David Juhansyah, menyampaikan rasa bangganya atas kesuksesan penyelenggaraan acara ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian para peserta yang berhasil menaklukkan medan yang sangat menantang. Mereka menunjukkan semangat luar biasa dan dedikasi tinggi dalam ajang ini. Kami berharap acara ini bisa terus berkembang dan mendapatkan dukungan lebih besar ke depannya,” ungkapnya.
Ajang BIUT 2024 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan para pelari ultra trail Indonesia. Dengan keberhasilan para atlet menaklukkan medan yang berat, BIUT semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lomba lari ultra trail paling bergengsi di Indonesia.
“Semoga dengan semangat yang ditunjukkan, BIUT dapat terus memberikan inspirasi bagi generasi pelari berikutnya dan memperkuat komunitas olahraga di Indonesia,” harapnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



















