Balikpapan, PRANALA.CO – Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan rumah kegiatan penelitian bertema “Profesionalitas Polri dan Mitigasi Etik” yang digelar oleh Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri, Senin, 28 April 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Rupatama Polda Kaltim dan dihadiri Wakapolda Kaltim, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kaltim, serta tim dari Puslitbang Polri dan sejumlah peserta penelitian.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penelitian Kombes Pol Ade Djadja Subagdja Yudistira, memberikan arahan teknis tentang metodologi serta tujuan utama dari penelitian yang dilaksanakan. Sebagai pembuka, peserta disuguhkan dengan pemutaran Video Pengantar Penelitian yang bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pentingnya penelitian ini.
Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menggali data dan informasi yang nantinya akan menjadi landasan dalam perumusan kebijakan guna memperkuat profesionalisme anggota Polri, serta mengatasi dan mencegah pelanggaran etik di kalangan aparat penegak hukum.
Sebagai bagian dari proses penelitian, dilaksanakan juga Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber dari Konsultan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bintang Dwitya Cahyono.
“FGD ini kami gelar untuk menggali perspektif serta masukan dari berbagai pihak, dengan tujuan memperkaya hasil penelitian yang nantinya dapat digunakan sebagai rekomendasi untuk memperbaiki dan meningkatkan profesionalisme serta mitigasi etik di Polri,” jelas Kombes Pol Ade Djadja.
Kegiatan ini mendapat perhatian serius dari Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, yang menilai bahwa penelitian ini merupakan langkah yang sangat penting untuk menjaga dan memperbaiki kepercayaan publik terhadap Polri.
“Penelitian ini akan memberikan data empiris yang bisa dijadikan dasar kebijakan untuk memperkuat standar etik dan profesionalisme anggota Polri, sehingga Polri lebih dapat dipercaya oleh masyarakat,” ungkap Yuliyanto.
Dengan berlangsungnya penelitian ini, diharapkan Polri dapat terus memperbaiki kualitas dan integritas anggotanya, serta semakin mendekatkan diri kepada publik melalui peningkatan profesionalisme dan pencegahan pelanggaran etik. Hasil penelitian ini nantinya akan menjadi dasar dalam upaya pembenahan internal Polri secara berkelanjutan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 6