Pranala.co, BONTANG – Seiring dinamika sosial dan politik yang berkembang, Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Bontang (PPHMB) mengeluarkan imbauan resmi untuk seluruh kader HMB di Indonesia.
Imbauan itu menekankan pentingnya menjaga nalar kritis dalam melihat persoalan bangsa. Mahasiswa diminta tidak terjebak dalam tindakan yang bisa merusak citra gerakan mahasiswa.
“Nalar kritis harus menjadi landasan perjuangan nilai kebenaran, keadilan, dan keberpihakan kepada masyarakat,” tegas Muammar, Kepala Departemen Kemahasiswaan PPHMB dalam rilisnya yang diterima redaksi, Senin (1/9).
PPHMB juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keamanan, baik antar sesama kader maupun dengan masyarakat. Mereka diingatkan agar tidak melakukan provokasi, aksi anarkis, atau perusakan fasilitas umum.
“Mahasiswa adalah agen perubahan, bukan pemecah belah. Aspirasi harus disampaikan secara santun dan konstitusional,” kata Muammar.
Selain itu, PPHMB mendesak pemangku kebijakan untuk bertindak tegas, bertanggung jawab, dan solutif terhadap peristiwa yang terjadi. Aspirasi mahasiswa dan masyarakat tidak boleh diabaikan.
“Sudah saatnya pemerintah hadir dengan kebijakan adil, berpihak pada rakyat, dan mampu menjawab keresahan publik,” tambah Muammar.
Imbauan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan mahasiswa harus tetap fokus pada perubahan positif bagi bangsa dan negara.
Semangat ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa menjadi penggerak solusi, bukan sumber konflik, dalam dinamika sosial-politik yang sedang berlangsung. (RIL/DIAS)
















