BONTANG – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan arus balik Lebaran 1446 Hijriah dengan menambah kuota penumpang di dua armada utama, yakni KM Egon dan KM Binaiya. Kebijakan ini diambil guna memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang selama periode arus balik.
Staf Operasi PT Pelni Bontang, Kadir, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima empat jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Lok Tuan selama April 2025. Dua kapal utama, KM Binaiya dan KM Egon, mendapat dispensasi tambahan kapasitas penumpang untuk mengakomodasi tingginya permintaan.
“Untuk April terdapat ekstra kuota penumpang. KM Binaiya mendapat tambahan 486 orang dan KM Egon mendapat kelonggaran 377 penumpang,” ujar Kadir.
Jadwal Keberangkatan dan Penambahan Kuota
Adapun jadwal keberangkatan kapal dari Pelabuhan Lok Tuan sebagai berikut:
- KM Binaiya berangkat pada Senin (6/4/2025) dengan rute pendek Bontang-Pare-Pare.
- KM Binaiya kembali berlayar pada Rabu (8/4/2025) dengan rute panjang melalui Awerange, Makassar, Batu Licin, Surabaya, Makassar, dan Labuan Bajo.
- KM Egon dijadwalkan berangkat pada Kamis (9/4/2025) dengan rute pendek Bontang-Pare-Pare.
- KM Egon berangkat lagi pada Sabtu (11/4/2025) dengan rute panjang Pare-Pare, Batu Licin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
“Dispensasi ini berlaku hingga jadwal terakhir pada 11 April 2025. Kami mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket sesuai jadwal dan menghindari pembelian melalui calo,” tegas Kadir.
Selain jadwal arus balik, PT Pelni juga telah menyiapkan jadwal keberangkatan menjelang hari raya Idulfitri. Jadwal pertama pada Selasa (25/3/2025) dengan rute pendek Bontang-Pare-Pare, sementara jadwal berikutnya pada Jumat (28/3/2025) dengan rute Pare-Pare, Batu Licin, Surabaya, Lembar, dan Waingapu.
Biasanya, KM Egon hanya berkapasitas sekitar 450 penumpang. Namun, selama periode arus balik ini, kapasitasnya ditingkatkan menjadi 787 penumpang berkat dispensasi tambahan kuota.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan fasilitas ini dengan tertib. Penambahan kuota dilakukan untuk memenuhi kebutuhan transportasi selama arus balik Lebaran,” tutup Kadir. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 1