• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Investasi di Bontang Melonjak, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Masih Minim

Suriadi Said by Suriadi Said
20 Maret 2025 | 15:36
Reading Time: 2 mins read
1
Investasi di Bontang Melonjak, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Masih Minim Wali Kota Bontang Naikan Gaji THL Setara UMK, Hadiah Umrah untuk Penghafal Alquran

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG – Meski investasi di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan tren positif, penyerapan tenaga kerja lokal masih jauh dari harapan. Sepanjang 2024, realisasi investasi di Bontang mencapai Rp2,7 triliun atau meningkat 12,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pertumbuhan ini belum diiringi dengan peningkatan signifikan dalam penyerapan tenaga kerja lokal.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyoroti ketimpangan tersebut sebagai tantangan besar yang harus segera diatasi. “Investasinya besar, tapi tenaga kerja yang terserap tidak signifikan. Ini jadi tantangan yang harus kita pecahkan bersama,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (20/3/2025).

PILIHAN REDAKSI

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

2 April 2026 | 07:50
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21
Implementasi Regulasi Belum Optimal

Neni menjelaskan bahwa upaya memprioritaskan tenaga kerja lokal sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018, yang mewajibkan perusahaan di Bontang mempekerjakan minimal 75% tenaga kerja lokal. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi banyak kendala.

Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menunjukkan bahwa dari total investasi Rp2,7 triliun di tahun 2024, hanya 512 tenaga kerja lokal yang terserap. Mayoritas investasi berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,5 triliun, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang Rp200 miliar.

“Kita punya aturan yang jelas, tetapi kesiapan tenaga kerja lokal masih menjadi kendala. Banyak posisi di industri membutuhkan keahlian khusus yang belum banyak dimiliki tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan terpaksa merekrut tenaga kerja dari luar,” jelas Neni.

Lebih jauh, Neni juga menyoroti perubahan lanskap industri yang semakin berorientasi pada otomatisasi dan teknologi canggih, termasuk penggunaan Artificial Intelligence (AI). Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin mempersempit peluang kerja bagi tenaga manusia di masa depan.

“Saya pernah berkunjung ke pabrik bahan peledak di Norwegia, di sana hampir semua pekerjaan dilakukan oleh robot. Ini tantangan nyata yang akan kita hadapi di masa depan,” ungkap Neni.

Kota Bontang sendiri menghadapi tantangan besar dengan menyandang predikat sebagai daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Kalimantan Timur, yaitu 7,41%. Angka ini menjadi ironi di tengah tingginya arus investasi yang diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Langkah Strategis Pemkot Bontang

Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kota Bontang mulai menggalakkan program pendidikan berbasis teknologi untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. Program pelatihan coding dan kecerdasan buatan (AI) mulai diterapkan di berbagai sekolah, bersamaan dengan konsep “paperless school” untuk membiasakan siswa dengan sistem digital.

“Ke depan, anak-anak Bontang harus siap menghadapi persaingan di dunia kerja berbasis teknologi. Kami ingin mereka memiliki keterampilan yang kompetitif, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional,” tegas Neni.

Serupa dengan Wali Kota, Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pemberdayaan SDM lokal.

“Kami terus berupaya memfasilitasi dan mempercepat proses perizinan bagi investor, sembari meningkatkan kualitas SDM lokal melalui berbagai pelatihan teknis yang sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Dengan sinergi antara pemerintah, industri, dan masyarakat, diharapkan ketimpangan antara pertumbuhan investasi dan penyerapan tenaga kerja lokal di Bontang dapat diatasi di masa depan. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Suriadi Said
Tags: BontangDPMPTSP BontangHeadlineInvestasiTenaga Kerja
Previous Post

Ujian Perdana Kluivert, Timnas Indonesia Tantang Australia di Sydney Sore Ini

Next Post

Usaha Mikro di Bontang Menggeliat, Jadi Penopang Ekonomi Lokal

BACA JUGA

Ribuan UMKM di Kaltim Serap KUR Rp785,62 Miliar, Sektor Perdagangan Mendominasi Bontang Catat Pertumbuhan Kredit UMKM Tertinggi di Kaltim

Ribuan UMKM di Kaltim Serap KUR Rp785,62 Miliar, Sektor Perdagangan Mendominasi

2 April 2026 | 07:14
Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026 Harga TBS Sawit Kaltim Naik Akhir Januari 2026, Pendapatan Petani Ikut Terdongkrak Petani Plasma Kaltim Sumringah, Harga TBS Tembus Rp 3.350 per Kg Pekebun di Kaltim Paling Sejahtera sepanjang November 2023, Penyebabnya?

Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026

1 April 2026 | 07:31
Ekonomi Kutim Lepas dari Jurang Tambang, Pertumbuhan Non-Migas Melesat 11 Persen

Ekonomi Kutim Lepas dari Jurang Tambang, Pertumbuhan Non-Migas Melesat 11 Persen

27 Maret 2026 | 21:28
Ekspor Kaltim Anjlok, Batubara dan CPO Alami Penurunan Ekspor Nonmigas Kaltim Naik 27,21 Persen

Ekspor Kaltim Anjlok, Batubara dan CPO Alami Penurunan

26 Maret 2026 | 16:39
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,85 Juta per Gram, Buyback Turun

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,85 Juta per Gram, Buyback Turun

26 Maret 2026 | 14:10
Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

26 Maret 2026 | 13:15
Next Post
Usaha Mikro di Bontang Menggeliat, Jadi Penopang Ekonomi Lokal

Usaha Mikro di Bontang Menggeliat, Jadi Penopang Ekonomi Lokal

Comments 1

  1. Ping-balik: Usaha Mikro di Bontang Menggeliat, Jadi Penopang Ekonomi Lokal - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Bontang Siapkan "Super Apps", Warga Bisa Pantau Kota Real Time Pakai Ponsel

Bontang Siapkan “Super Apps”, Warga Bisa Pantau Kota Real Time Pakai Ponsel

2 April 2026 | 11:01
Skema WFH ASN Balikpapan Rampung, Tinggal Teken Wali Kota WFH ASN Balikpapan Masih Tunggu Persetujuan Wali Kota WFH ASN Balikpapan Dievaluasi, Keberlanjutan Masih Dikaji Balikpapan Usulkan 1.000 Formasi PNS 2026, Guru dan Tenaga Kesehatan jadi Prioritas

Skema WFH ASN Balikpapan Rampung, Tinggal Teken Wali Kota

2 April 2026 | 10:49
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dan Pembagian Grup

2 April 2026 | 10:40
Gempa Bumi 7,6 di Bitung Terasa hingga Manado dan Ternate

Gempa Bumi 7,6 di Bitung Terasa hingga Manado dan Ternate

2 April 2026 | 10:24

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved