DINAS Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim berencana mengaktifkan kembali Hotel Atlit di Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda.
Diketahui, hotel atlet tersebut sudah lama mati suri. Pengaktifan kembali hotel itu pun nantinya akan menggandeng perusahaan daerah (perusda).
Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma mengatakan, realisasi pengaktifan Hotel Atlit dilakukan pada 2025 mendatang.
“Kalau perencanaannya tahun 2024. Insyaallah 2025 pengaktifannya,” kata Agus.
Agus menekankan, ketika hotel itu kelak beroperasi kembali, Dispora Kaltim berencana membangun coffee shop di kawasan tersebut.
“Kami mau mencontoh Sianturi. Kita sewakan untuk tenan kopi bagian bawahnya. Selebihnya yang ke atas dijadikan hotel,” tegasnya.
Dia menjelaskan tahun 2020 hingga 2021, Hotel Atlit pernah akan difungsikan untuk publik. “Tapi, perencanaannya sudah tidak berlaku. Perencanaan itu banyak saat pandemi Covid-19 seperti rumah sakit,” bebernya.
Sebelumnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim berencana memindahkan Perpustakaan Daerah ke Hotel Atlet tersebut.
Namun, AHK –sapaan akrabnya–mengungkapkan itu masih dalam wacana. Sementara, kewenangannya berada di tangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim.
“Kami ada komunikasi dengan Dinas Perpustakaan. Tapi, ini aset Pemprov Kaltim dan yang berwenang itu sekprov serta BPKAD,” ucapnya.
AHK menjelaskan, dalam penggunaan aset Pemprov Kaltim di sekitar stadion harus ada kompensasi pembayaran, sesuai peraturan daerah.
“Apalagi digunakan sebagai sport indoor untuk aktivitas berbayar. Berarti sifatnya ada kontribusi untuk meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.
Terkait rencana penyewaan, Agus menjelaskan pihaknya menyepakati harga di rentang Rp 200 juta hingga Rp 300 juta.
“Kalau sudah ada aturannya enggak bisa cuma-cuma. Kalau perencanaannya tahun 2024, insyaallah 2025 diaktifkan,” jelasnya. (*)


















